Harga Karet Tembus Rp16 Ribu per Kg di Madina

Sejak sepekan terakhir, harga jual karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan, bahkan hingga mencapai Rp16 ribu per kilogram (Kg). Kenaikan harga bervariasi tergantung asal daerah dan kualitas karetnya.

Kepada METRO, sejumlah petani karet mengungkapkan, naiknya harga karet itu sesuai yang diharapkan mereka. Sebab harga karet sangat menentukan perekonomian warga, mengingat penghasilan masyarakat Madina sebagian besar dari bertani karet.

Safran Lubis (46), petani karet warga Desa Hutarimbaru, Kotanopan, kepada METRO, Rabu (20/10), usai menjual getah karet yang dikumpulkan selama sepekan mengatakan, harga karet saat ini mengalami kenaikan dan mencapai Rp15 ribu per kg. “Kalau tak salah harga ini sudah bertahan selama seminggu terakhir. Harapan kami harga karet ini tetap bertahan atau kalau bisa naik lagi, karena masyarakat di sini sebagian besar penghasilannya dari bertani karet. Hanya sebagian kecil saja yang bertani padi,” katanya.

Dijelaskan Safran, harga karet sebelumnya hanya sekitar Rp13 ribu per kg. Harga ini bertahan hingga beberapa bulan. Kenaikan harga karet terjadi sejak musim kemarau selama sepekan terakhir.

Diutarakannya, harga karet tidak sama dengan daerah lainnya meskipun masih di wilayah Kabupaten Madina. Sebab harga karet berdasarkan dari kualitasnya yang dinilai dari suhu daerah masing-masing. Dengan kata lain, semakin kering getah karet maka harganya semakin naik.

Baca Juga :  Nasib Bupati Palas Tunggu MA

Hal senada dikatakan Ihwan Efendi (39), petani karet warga Simangambat, Kecamatan Siabu. Dirinya mengungkapkan, harga jual karet di Siabu mengalami kenaikan Rp2.500 per kg, atau dari sebelumnya Rp12 ribu menjadi Rp14.500 per kg.

Sementara itu Ismail Nasution (28), warga Desa Tanjung, Kecamatan Panyabungan Timur menerangkan, harga karet di daerahnya saat ini mencapai Rp12.500 per kg dari harga sebelumnya Rp11.000 per kg. Harga ini berbeda dengan harga karet di daerah lainnya mengingat harga karet tergantung kualitas getahnya. Di mana semakin kering getah karet maka harganya semakin naik. Dicontohkannya, harga karet dari daerah Pantai Barat yakni Batang Natal yang mencapai Rp16 ribu per kg.

“Kami bersyukur naiknya harga karet. Kami berharap agar harga karet tetap bertahan atau jika bisa dinaikkan lagi agar bisa menyamai harga karet di Batang Natal. Sebab di Batang Natal harga karet sepekan terakhir mencapai Rp16 ribu per kg,” harap Ismail.

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*