Harga Naik, Petani Tomat di Panyabungan Tersenyum

Panyabungan. Memasuki bulan Ramadhan hingga hari ke-6 harga tomat di beberapa pasar taradisional di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih relatif mahal, yaitu di level Rp10.000/ kg dari sebelumnya hanya Rp 4.000/ kg.
Kondisi itu pun berdampak terhadap petani tomat di daerah tersebut. Karena harga penjualan mereka pun ikut terdongkrak tajam, sehingga terlihat senyuman di wajah mereka.

“Alhamdulilah harga penjualan kita meningkat dari biasanya, Jika sebelumnya hanya Rp 3.000/ kg, untuk saat ini bisa mencapai Rp 7.000/kg,” ujar Lagut, petani kepada MedanBisnis, Selasa (23/6).

Katanya, naiknya harga tomat merupakan berkah dari bulan puasa Ramadhan, sebab setiap bulan suci ummat Islam itu harga sayur mayur termasuk tomat akan naik tajam. “Harga ini memang sudah menjadi kebiasaan, setiap puasa harga naik. Makanya kita pun harus memperkirakan panennya pas dalam bulan ini,” sebutnya.

Midah Dalimunthe, ibu rumah tangga mengatakan, kebutuhan akan tomat dalam rumah tangganya memang meningkat dari hari biasa. “Segala kebutuhan untuk berbuka puasa dan sahur itu meningkat dari hari biasanya, makanya harga kebutuhan pun ikut naik,” ujarnya.

Pedagang juga membenarkan bahwa kenaikan tomat bisa mencapai 100% dari sebelum bulan puasa. “Memang harga tomat naik tajam, itu kaena permintaan meningkat sedangkan pasokan berkurang,” ujar padagang.


ZAMHARIR RANGKUTI – MedanBisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pengerasan Jalan Negara Sibolga - P.Sidimpuan Tak Sesuai SNI

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*