Harga Sawit dan Karet Di Palas Makin Anjlok

PALAS-Harga komoditas pertanian berupa sawit dan karet saat ini semakin anjlok. Dimana, untuk harga karet makin jatuh dilevel harga Rp5.000 per kilogram, sedangkan sawit sudah berada di level Rp450 per kilogram di wilayah Kabupaten Palas. Keadaan itu sudah terjadi sejak empat hari terakhir. Bahkan kata toke pengumpul di Palas, B Hasibuan, masyarakat juga mulai malas menjualnya, termasuk bagi perkebunan yang ada di pelosok. Karena lebih banyak pengeluarannya daripada untungnya.

“Saat ini harganya anjlok sekali, petani sangat menjerit. Bahkan banyak warga yang tidak menjual getahnya dan sawitnya saat ini,” ucapnya, Kamis (6/9). Hal sama juga diutarakan Muklis Harahap, dimana sebut petani sawit ini, sudah memasuki 4 bulan harga sawit tidak stabil. Bahkan pernah nyaris tidak laku di jual ke pabrik karena harganya itu. “Sudah lebih banyak uang angkutannya daripada untungnya, sementara harganya turun,” tukasnya.

Diakui Kadisperindagkop dan UKM Palas, Drs H Tobing Hasibuan, kalau hasil monitoring pihaknya memang harga sawit dan karet sangat anjlok sekali. “Sudah kita monitoring ke lapangan. Penyebabnya mengacu pada harga komoditas pertanian di eropa juga menurun,” sebutnya. (amr/mer)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jabatan Bupati Madina Berakhir September, Gubsu Diminta Segera Tetapkan Penjabat Bupati Madina

1 Komentar

  1. botul mada i kawan-kawan, harga ni gota dohot sawit lagi anjlok …. jadi man do’a ma ita songoni tu Na mar kuasai (Tuhan) so di lehen nia mulak deges harga ni sawit dohot gota i …

    Molo songoni mar do’a ma ita songoni … Amin …

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*