Harga Sembako Relatif Stabil di Sidimpuan

P Sidimpuan. Harga sembako di PadangSidimpuan relatif stabil, namun Harga bawang merah dan cabai merah bertahan tetap mahal. Hasil monitor Tim Perindag, UKM, Koperasi Dan Pasar di sejumlah pasar di Padangsidimpuan, Selasa (23/6) menyebutkan harga bawang Balige bertahan di kisaran Rp40 ribu/kg sedang bawang Brebes menembus angka Rp 60 ribu/kg, hanya saja bawang import cukup murah Rp20 ribu/kg. Sedang harga cabe merah naik dari Rp 38 ribu/kg menjadi Rp 45 ribu/kg.

Kenaikan harga cabe merah ini terjadi sejak tiga hari terakhir ini. Yang menarik harga beras lokal jenis Ir 64 turun Rp 500 per/kg dari 9.500 per/kg menjadi Rp 9000/kg, beras latihan harganya stabil Rp11.250/kg, sedang beras kuku balam bertahan di kisaran Rp 10.500 ribu/kg.

Normalnya harga beras, sebut pedagang Usaha Emmi (39) penduduk Kampung Sipirok, pedagang beras belasan tahun di Pasar Taradisional Sangkumpal Bonang karena pasokan beras lokal melimpah dan tidak perlu mendatangkan beras dari luar daerah yang memicu kenaikan harga.

“Semua beras yang kita kita jual produksi lokal karena sedang panen harganya turun sedikit,” katanya. Sementara pedagang telur di tempat yang sama, Fithri mengatakan harga telur normal Rp18.750 per/kg dan telur bebek Rp 2.000 per butir. Barang sembako lainnya seperti daging sapi bertahan Rp 110.000/kg, ayam kampung ukuran berat 1 kg Rp 60 ribu/ekor, minyak goreng curah Rp.11 ribu per/kg, gula pasir Rp 13 ribu per/kg.

Baca Juga :  Masyarakat Minta Pemkab Palas Tinjau Ulang Izin DVP

Tim monitoring harga sembako sekaligus pengawasan peredaran makanan dan minuman Pemko Padangsidimpuan terdiri dari Dinas Perindag, UKM, Koperasi dan Pasar, Badan Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Sat Pol PP, Bagian Hukum Setdakota, pihak kepolisian bersama Yayasan Lembaga Konsumen Muslimin (YLKM) Padangsidimpuan diketuai Azmin Gea menyisir sejumlah pasar yang ada di daerah itu guna mengetahui, sekaligus mengecek harga sembako menjelang lebaran.

Kadis Perindag UKM, Koperasi dan Pasar, melalui Kabid Perdagangan Rospitri Nasution, yang disampaikan Kaseksi Perlindungan Konsumen Junigar Simatupang mengatakan, pihaknya akan terus memantau pergarakan harga sembako di Padangsidimuan, guna memastikan barang-barang tersebut harganya masih normal dan terjangkau masyarakat.

“Apabila ada pergerakan harga sembako di luar kewajaran, kita akan segera lakukan operasi pasar untuk menormalkannya,” ujarnya.Ketua YLKM Padangsidimpuan Azmin Gea menambahkan monitoring yang dilakukan tim Pemko Padangsidimpuan ini merupakan langkah positip dan patut diacungi jempol.

“Tim bergerak cepat turun ke lapangan mengantisipasi gejolak harga sembako jelang lebaran, sekaligus,memastikan tidak ada penimbunan barang tertentu yang memicu gejolak harga di pasaran,” katanya.


IKHWAN RANGKUTI -MEDANBISNIS

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*