Hari Pemilukada Sidimpuan, Pemko Tetapkan sebagai Hari Libur

Padangsidimpuan, (Analisa). Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan secara resmi menetapkan hari H pemungutan suara Pemilihan Langsung Umum Daerah (Pemilukada) 18 Oktober 2012 sebagai hari libur.

Penetapan hari ini sesuai edaran Walikota P. Sidimpuan, Nomor :270/6284/2012 perihal penetapan hari libur yang disampaikan kepada seluruh Unsur Muspida Plus, Pimpinan SKPD, Pimpinan Instansi Vertikal dan Pimpinan BUMN/BUMD ditandatangi walikota Drs H. Zulkarnaen Nasution.

Walikota P. Sidimpuan melalui Kepala Bagian Tata Pemerintahan Umum Drs AR Marjoni mengatakan, surat edaran itu telah disampaikan kepada seluruh unsur Muspida Plus, pimpinan SKPD, pimpinan instansi vertikal dan pimpinan BUMN/BUMD untuk diserbaluaskan ke seluruh unit kerja dan lapisan masyarakat.

“Surat edaran yang sama juga disampaikan kepada Pemda se-Tabagsel karena sebagian staf atau pegawainya berdomisili di Kota P. Sidimpuan,” katanya kepada Analisa di P. Sidimpuan, kemarin.

Lebih lanjut, Marjoni mengatakan, terbitnya surat edaran walikota itu menindaklanjuti keputusan Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Nomor 188.44/623/KPTS/Tahun 2012 Tentang Hari Libur Dalam Rangka Pemungutan Suara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah kota P. Sidimpuan tertanggal 15 Oktober 2012 yang menetapkan Hari Kamis, 18 Oktober 2012 sebagai yang diliburkan di Kota P. Sidimpuan dalam rangka pemungutan suara pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

Kedua hari libur sebagaiman dimaksud pada diktum kesatu agar disebarluaskan atau dipublikasikan kepada sluruh masyarakat di kota P.Sidimpuan.

Baca Juga :  Selesaikan Sengketa Tanah di Pantai Barat

Tertibkan

Sementara itu, seluruh atribut kampanye dan sejenisnya yang sebelumnya tersebar diseluruh penjuru Kota P. Sidimpuan telah ditertibkan oleh pihak Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat.

Penertiban atribut kampanye dan sejenisnya itu dilakukan sejak 14 Oktober 2012 pukul 00.00 WIB.

Pantauan Analisa, hingga saat ini, pihak Satpol PP masih terus menertibkan atribut kampanye yang masih tersisa meski secara umum, atribut kampanye seperti poster, baleho hingga spanduk sudah tidak lagi telihat di berbagai lokasi se-Kota P. Sidimpuan.

Kondisi keindahan Kota P. Sidimpuan yang tadinya sempat semak (semraut) akibat perang atribut kampanye oleh enam calon pasangan calon walikota praktis sudah kembali seperti sediakala.

Prediksi

Sementara itu, menjelang hari H pemungutan suara Pemilukada Kota P. Sidimpuan sejumlah kalangan masyarakat memprediksi Pemilukada kali ini akan berlangsung dua putaran.

“Melihat, kuatnya basis massa masing-masing kandidat, Pemilukada P. Sidimpuan bakal berlangsung dua putaran,” ujar Nainggolan salah seorang pengemudi becak di kawasan Jalan Kenanga.

Hal senada dikatakan, Sukri Pulungan mantan aktivis mahasiswa P. Sidimpuan yang menilai, akan sulit meraih suara mutlak dalam Pemilukada kali ini.

“Saya tidak melihat adanya kecenderungan masyarakat Kota P. Sidimpuan kepada salah satu kandidat, sebagian besar masih belum mampu menentukan sikap, jika pun ada hanya golongan kecil saja,” terangnya.

Pandangan berbeda diungkapkan politikus senior Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) Naswardi Sihaloho yang mengaku optimis, Pemilukada P. Sidimpuan 18 Oktober 2012 nanti bakal berlangsung hanya satu putaran.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal di Hutabargot Makin Tak Terkoordinir

“Masyarakat sudah muak eforia politik dan menginginkan Pemilukada cepat berakhir. Makanya saya yakin Pemilukada kali ini hanya satu putaran,” tegas Naswardi yang merupakan mantan wartawan. (hih)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*