Hari Pertama Kampanye, Ribuan Siswa Demo ke DPRD Siantar

PEMATANGSIANTAR : Meskipun ada pelaksanaan kampanye pada hari pertama di Kota Pematangsiantar, namun sekitar empat ribuan siswa/i menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DPRD setempat, Selasa (25/5).

Aksi ribuan siswa ini berasal dari SMA Negeri 4 Jalan Patimura, serta berbagai SMA swasta di Kota Pematangsiantar. Selain itu, Dewan Pendidikan Kota (DPK), Serikat Guru Swasta Indonesia (SGSI), Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Persatuan Pedagang Pasar Terbuka Pasar Horas (P3TPH), para guru dan Komite Sekolah SMA Negeri 4 juga ikut bergabung dalam aksi ini.

Siswa merobohkan gerbang masuk DPRD Pematangsiantar, dalam aksi demo

Awalnya saat akan memasuki gedung dewan, tampak pagar masuk ditutup, namun massa berhasil membuka secara paksa. Massa selanjutnya tumpah ruah di halaman DPRD, bahkan ada sebagain terpaksa duduk di Jalan Merdeka. Lalu secara bergantian, para siswa melakukan orasi termasuk para guru dari berbagai organisasi keguruan.

Massa meminta agar Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Marulitua Hutapea keluar untuk menemui mereka. Dalam orasinya, massa menyampaikan aspirasi menolak ruislag (tukar guling) SMA Negeri 4 Jalan Patimura, termasuk melakukan penerimaan siswa baru di Jalan Gunung Sibayak. Menghentikan pendirian SMA Negeri 5 dan 6, serta penerimaan siswa baru karena dinilai menyebabkan sejumlah sekolah swasta di Kota Pematangsiantar akan tutup. Selanjutnya menolak pengusuran paksa bagi pedagang Pasar Terbuka di Pasar Horas dan meminta agar ditempatkan pada lapak (tempat berjualan) yang layak.

Massa juga mendesak adanya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang ditangani Polresta dan Kejaksaan Pematangsiantar. Termasuk kasus-kasus Walikota Pematangsiantar, Ir RE Siahaan seperti bantuan sosial, proyek outer ring road (jalan lingkar luar), kasus 19 CPNS Gate tahun 2005, serta temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sebesar Rp 42 miliar dari tahun 2006-2008.

Baca Juga :  Dukung Percepatan Pemekaran Simalungun - Warga Perdagangan Aksi Sejuta Tanda Tangan

Hampir satu jam melakukan orasi, akhirnya perwakilan massa seperti Ketua DPK Pematangsiantar, Armaya Siregar, Ketua SGSI Bikman Manalu, Wakil Ketua Komite Sekolah SMA Negeri 4, Jansen Napitu, serta Ketua P3TPH, Larham Simare-mare diterima Wakil Ketua DPRD, Timbul Lingga. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat dewan ini, sempat beberapa kali terjadi debat kusir antara tujuh anggota dewan dengan perwakilan massa. Ini juga dipicu adanya penolakan dari tiga anggota DPRD dari Partai Demokrat yakni Rudolf Hutabarat, Rudy Wu dan Maurits Siahaan untuk menandatangi sembilan poin tuntutan dari massa.

Sementara itu, hanya Timbul Lingga, Tumpal Sitorus, Ibnu Harbani dan Abastian Sinaga yang bersedia menandatanganinya. Akibatnya, perwakilan massa meneriaki ketiga anggota dewan itu, sehingga suasana semakin memanas. Bahkan, sebagian massa yang mengetahui tidak adanya hasil kesepakatan dalam pertemuan itu, berupaya menerobos masuk ke dalam, namun dihadang sejumlah petugas dari Polresta Pematangsiantar.

Akhirnya dalam pertemuan itu, Timbul Lingga mengatakan, tuntutan dari massa akan dibahas dalam rapat dewan. Menanggapi hal ini, perwakilan massa mengultimatum dewan selama satu minggu sudah ada keputusannya.

Massa selanjutnya bergerak menuju rumah dinas (rumdis) Walikota Pematangsiantar, RE Siahaan di Jalan MH Sitorus no 1, Kecamatan Siantar Barat. Massa lalu berorasi dan meletakkan pernyataan sikapnya persis dibawah pintu pagar rumdis yang dalam keadaan tertutup.

Baca Juga :  Ada Masalah di Nias Selatan, KPU Belum Tetapkan Rekapitulasi Suara dari Sumut

Seakan-akan berbicara dengan pintu pagar tersebut, perwakilan massa meminta dalam satu minggu sudah ada keputusan terkait aspirasi yang disampaikan. Sementara itu, tampak Kadis Pendidikan yang baru dilantik beberapa hari lalu, Jonson Simanjuntak. Namun, massa terkesan mengacuhkan kehadiran mantan Asisten I Pemko tersebut, karena dinilai bukan orang pendidikan. Akhirnya massa membubarkan diri dengan meninggalkan rumdis walikota tersebut.

Sumber: http://eksposnews.com/view/2/13351/Hari-Pertama-Kampanye–Ribuan-Siswa-Demo-ke-DPRD-Siantar.html

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*