Hari Pertama…, Pelamar di Tapsel Masih Nihil

Sabtu, 31 Oktober 2009 – www.metrosiantar.com

TAPSEL-METRO; Hari pertama pendaftaran calon pegawai negeri sipil di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Tapanuli Selatan di Jalan Kenanga Padangsidimpuan, pelamar masih nihil, Jumat (30/10). Sementara di Mandailing Natal dan Padang Lawas, pelamar sudah lebih dari dua ratus orang, Padang Lawas Utara 153 orang. Namun untuk pelamaran di Pemko Padangsidimpuan, tak satupun panitia bersedia memberikan keterangan.

Sejak awal, panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemko Padangsidimpuan sudah terlambat mengumumkan proses penerimaan CPNS. Alasannya, karena Wali Kota Padangsidimpuan, Zulkarnaen Nasution, belum menandatangani proses penerimaan CPNS tersebut. Masyarakat pun mulai berasumsi bahwa perekrutan CPNS Pemko Padangsidimpuan jauh dari murni.

Lambatnya kinerja Pemko Padangsidimpuan mengumumkan proses pelamaran membuat sejumlah pelamar kecewa. Pasalnya, hingga tanggal 26 Oktober yang ditetapkan BKD Sumut untuk mengumumkan jumlah formasi yang dibutuhkan berikut segala persyaratan pelamaran, panitia CPNS Padangsidimpuan belum mengumumkan secara resmi. Baru pada 27 Oktober terpampang di kantor pos jumlah CPNS yang akan direkrut berikut proses pelamaran.

Sekda Padangsidimpuan Sarmadhan Hasibuan yang coba dikonfirmasi terkait keengganan panitia CPNS memberikan informasi terkait jumlah pelamar di hari pertama, tak berhasil. Begitu juga Wali Kota Padangsidimpuan, Zulkarnaen Nasution yang coba dikonfirmasi lewat handphone juga tak berhasil. Sedangkan Kepala Bidang Perencanaan Pegawai BKD Padangsidimpuan, Afdal Lubis yang ditelpon tadi malam, tak bersedia memberikan keterangan.

“Ini sudah malam. Saya tak bisa berikan keterangan berapa jumlah pelamar,” kata Afdal Lubis langsung memutus pembicaraan, Jumat (30/10).

Masih Nihil di Tapsel

Sementara itu, hari pertama dibukanya pendaftaran CPNS di Tapsel, pelamar masih nihil. Padahal penerimaan berkas sudah dibuka sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB.

“Sejak tadi pagi sampai sore ini tidak ada satupun yang datang memasukkan berkas lamaran,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan dan Penerimaan Pegawai, Drs A Raja Nasution MSi bersama Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Pegawai, H Syafii, Jumat (30/10).

Lebih jauh dikatakan keduanya, belum adanya pelamar di hari pertama dimungkinkan karena para pelamar masih mempertimbangkan peluang karena hanya 45 CPNS yang akan direkrut. Sedangkan di daerah lainnya jumlah mencapai ratusan.

Selain itu ditambahkan keduanya, kualifikasi pendidikan penerimaan CPNS di Tapsel beberapa di antaranya masih sangat sulit didapatkan atau masih jarang. Semisal tenaga pengajar tenun, guru seni drama atau teater, atau dokter spesesialis. Sementara untuk tenaga teknis yang dibutuhkan hanya satu orang itu pun sarjana.

Baca Juga :  Ternak Lalu-lalang di Jalinsum Sibolga-Padangsidimpuan

230 Pelamar di Madina

Lain halnya di mandailing Natal. Sebanyak 230 berkas pelamar sudah diterima pihak kantor pos.Ini diakui langsung oleh Kepala Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan, Kasno, yang membawahi 5 daerah di Tabagsel.

Kasno menerangkan, jumlah pelamar yang memasukkan berkas administrasinya di Kantor Pos Cabang Pembantu Panyabungan juga masuk dari 7 kantor pos unit di beberapa kecamatan seperti Siabu, Batang Natal, Kotanopan, Muara Sipongi, Panyabungan Selatan, Natal dan Kecamatan Sinunukan.

“Hingga Jumat (30/10) sekira pukul 16.00 WIB, sebanyak 230 berkas lamaran baik untuk jurusan teknis, kesehatan dan tenaga pendidikan, sudah diterima. Sedangkan yang mengirimkan lamaran melalui Kantor Pos cabang Padangsidimpuan dari luar Tabagsel ataupun dari dalam wilayah Tabagsel ke Madina masih akan dikumpulkan untuk kemudian dihitung dan akan diantarkan paginya ke kantor BKD Madina,” kata Kasno.

“Begitu setiap hari jadi berkas lamaran itu tidak pernah berlama-lama di kantor pos apalagi saya setiap hari selalu ikut membantu di Kantor Pos Madina. Dan di hari pertama ini semua berjalan lencar. Ada sekitar 230 berkas lamaran yang masuk dan kita antar langsung ke BKD Madina,” tambahnya.

200 Pelamar di Paluta

Di Kabupaten Paluta, antusias pencari kerja lumayan tinggi, terutama untuk formasi tenaga teknis yang mencapai 153 orang. Ratusan orang datang berduyun-duyun dengan membawa berkas lamaran. Pelaksana tugas Kepala BKD Paluta, H Mara Lobi Siregar membenarkan membludaknya para pelamar cpns di Paluta.

Sementara salahseorang pelamar CPNS, Aris Manto (25) mengatakan, hampir satu jam dia mengantre untuk memasukkan lamaran. Pria berijazah SMK asal Kabupaten Labura ini mengaku melamar di Paluta ada formasi CPNS lulusan SMK yang diterima.

Hingga pukul 15.30 WIB jumlah pelamar yang sudah mendaftar di BKD Paluta sebanyak 200 orang, terdiri dari 50 tenaga guru, 20 orang tenaga kesehatan, dan 16 tenaga teknis 16 orang. Khusus pelamar tamatan SMK mencapai 150 orang.

Di Palas 224 Pelamar

Sedangkan di Kabupaten Palas, total pelamar yang sudah memasukkan berkas lamarannya sebanyak 224 pelamar, dengan rincian untuk formasi tenaga teknis 153 pelamar, sedangkan untuk formasi guru sebanyak 31 pelamar dan formasi tenaga kesehatan 40 pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian Perpustakaan dan Arsip Daerah Palas, Nasruddin Hasibuan melalui Kabid Penram, Barani Siregar SPd, mengatakan, hari pertama pendaftaran CPNS di lingkungan Pemkab Palas antusias cukup tinggi, terutama formasi tenaga teknis.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru Harga Beras Beranjak Naik

“Cukup antusias pencari kerja. Sejak pagi para pelamar sudah memasukkan lamarannya sesuai berkas persyaratan yang diumumkan. Hari pertama sudah 200 lebih berkas yang masuk, padahal formasi CPNS yang diterima hanya 450 orang,” ujar Barani Siregar sembari mengatakan, hari ini, Sabtu pendaftaran ditutup sementara sampai dibuka lagi hari Senin mendatang.

Hasil amatan METRO di sepanjang Jalinsum Palas-Paluta, ada hal yang menarik dengan sistem silang pencari kerja. Di mana pelamar asal Palas mendaftar di Pemkab Paluta. Begitu jgua sebaliknya.

Salahseorang pelamar asal Paluta, Ririn yang merupakan Sarjana Fisika mengatakan, ia memilih melamar di Pemkab Palas karena persaingan lebih sedikit. “Saya yakin peluang bersaing lebih rendah di Palas dari di Paluta, karena waktu kuliah saja kawan-kawanku banyak orang Paluta, makanya saya pilih di Palas,” ujar mahasiswi jebolan Unimed Medan ini.

Begitu juga sebaliknya dengan Ahmad, jurusan D-3 keperawatan Akbid RS Haji Medan. Pria asal Palas memilih melamar di Paluta karena merasa saingan lebih sedikit. “Saya juga banyak kenal kawan-kawan waktu kuliah orang Palas, makanya saya ambil di Paluta, saingan lebih sedikit,” ungkapnya.

Sejak pukul 07.00 WIB banyak pelamar dengan menaiki sepedamotor berdatangan ke Pemkab Palas tepatnya ke kantor BKD, bahkan ada yang konvoi dengan berjalan beriringan.

Sekedar diketahui, formasi CPNS Palas untuk tenaga kependidikan guru SMA sebanyak 27 orang, Guru SMK 26 orang, Guru SMP 28 orang dan guru TK/SD sebanyak 108 orang. Sedangkan untuk tenaga kesehatan sebanyak 102 orang, tenaga teknis dan administrasi umum 159 orang. Dengan jumlah total yang akan direkrut 450 orang. (phn/mag-02/amr/thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*