Hari Pertama Pimpin Madina, Hidayat Janji Selesaikan Konflik PT SM

MADINA- Bupati Madina HM Hidayat Batubara SE yang baru dilantik Selasa (28/6) berjanji di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan pemuda akan menyelesaikan seluruh persoalan yang ada, di antaranya konflik antara warga dengan PT Sorikmas Mining.

“Di Madina ada beberapa persoalan yang cukup besar yang harus diselesaikan. Saya dan wakil bupati telah komitmen mengabdikan diri untuk Madina. Dan bekerja sebaik mungkin demi masyarakat Madina,” kata Hidayat. Seluruh masyarakat, sambung Hidayat, hendaknya menghilangkan seluruh perbedaan yang terjadi selama ini. Lalu, merapatkan barisan serta mendukung program pembangunan yang akan dicanangkan oleh Pemkab Madina.

“Tak ada lagi perbedaan di antara kita semua. Mari kita sama-sama membuka hati untuk membangun Madina. Saya ingin Maddina lebih sejahtera karena tanpa persatuan kita tidak akan bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan dan cita-cita kita semua,” tambahnya.

Hidayat juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara atas jasa-jasa dan kerja keras yang telah dilakukan sehingga terwujudnya pemilukada yang aman dan kondusif Sementara itu, mantan Pj Bupati Madina dalam sambutannya berharap, kepemimpinan Hidayat diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan, yakni perubahan ke arah kemajuan dan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh pihak terutama masyarakat.

Kunjungi Pontren Raihanul Jannah
Bupati dan Wakil Bupati Madina menghadiri penamatan 42 santri dan 45 santriyati di Pondok psantren Raihanul Jannah.
Di kesempatan itu, Hidayat mengatakan, penamatan ini merupakan langkah awal bagi santri untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Sebab, tamat bukan berarti selesai, bahkan setelah tamat santri akan dihadapkan dengan berjuta problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan sendiri.

Baca Juga :  Didesak Balikin Mobil Dinas, Mantan Sekda Kabupaten Padang Lawas Utara Minta Rp52 Juta

“Artinya santri yang tamat berjumlah 87 orang ini diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat Madina. Sebab, dengan ilmu yang dimiliki apabila diterapkan kepada masyarakat saya yakin berguna dan bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan Madina,” sebut Hidayat.

Tetapi, sambung Hidayat, untuk menyempurnakan tatanan ilmu pengetahuan yang diperoleh para santri-santriyati yang lulus, alangkah baiknya apabila melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini diyakini agar santri lebih mampu dan kompetitif dalam era globalisasi. (wan)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*