Hasil Paripurna Reses DPRD Paluta – Masyarakat Dambakan Perbaikan Infrastruktur

Paluta, Kondisi infrastruktur jalan yang parah masih menjadi topik utama laporan hasil reses anggota DPRD Padang Lawas Utara (Paluta).

Hal itu terungkap saat DPRD Paluta menggelar rapat penyampaian dan pengesahan hasil reses tahap I tahun 2015 di gedung DPRD Paluta, Kamis (30/4).

Dari 30 anggota DPRD yang ada, seluruhnya menyerap aspirasi dari masyarakat, sebagian besar soal perbaikan atau pembangunan infrastruktur yang cukup buruk dan meminta agar infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pada rencana kerja Pemkab Paluta ke depannya.

Ketua Baleg DPRD, Muhammad Amin Siregar mengungkapkan, sebagian besar masyarakat di wilayah Dapil II yakni Kecamatan Halongonan, Dolok dan Dolok Sigompulon menginginkan perbaikan infrastruktur jalan.

Perbaikan jalan diharapkan untuk kelancaran jalur pengangkutan hasil bumi mereka, yang saat ini cukup tersendat akibat buruknya infrastruktur jalan menuju daerah mereka.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar program-program yang menunjang peningkatan hasil di bidang pertanian lebih ditingkatkan seperti program bantuan bibit, pencetakan lahan sawah baru dan pemberian bantuan peralatan di bidang pertanian serta peningkatan mutu pendidikan dengan memperhatikan infrastruktur bangunan sekolah dan tenaga guru khususnya di daerah terpencil.

Sama halnya dengan aspirasi masyarakat dari dapil I Kecamatan Padang Bolak dan Portibi yang disampaikan Syamsul Bahri Daulay anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang menyebutkan, masyarakat di dapilnya mengeluhkan masih banyak jembatan gantung yang kondisinya tidak layak, jalan yang sudah cukup hancur hingga pemadaman listrik yang hampir setiap hari terjadi di seluruh wilayah Paluta.

Baca Juga :  2005 Pelamar di Madina, Tapsel Baru 2 Orang

Wakil Ketua DPRD Paluta, Basri Harahap usai mengikuti rapat kepada wartawan mengungkapkan, 70 persen masyarakat mendambakan perbaikan infrastruktur jalan. Sisanya, 20 persen usulan untuk sektor pertanian dan 10 persen lagi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Hasil reses tahap, 70 persen masyarakat ingin setiap jalan yang ada di Kabupaten Paluta ini diperbaiki, disusul sektor pertanian, pendidikan dan kesehatan,”ungkapnya.

Terpisah, Pengamat Publik Tongku Banua Desa berharap kepada Pemkab Paluta lebih bijak dalam menganggarkan dana perbaikan jalan serta meminta kepada Dinas PU agar lebih ketat dalam mengawasi segala proyek yang berhubungan dengan perbaikan maupun peningkatan jalan yang ada di berbagai wilayah di Paluta. (ong)


Analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*