HASIL SWAB TEST PDP 01 NEGATIF

Pengurus Yayasan Burangir Kota Sidimpuan, menulis surat permohonan buat Pemerintah Kota Sidimpuan. Sejak meninggal dalam perjalanan ke RS Adam Malik (04/04), hasil swab test almarhum PDP 01 menjadi misteri yang tidak terungkapkan.

Dr. Roni dari RSUD Padangsidimpuan dalam konferensi pers (19/04) yang mengatakan bahwa almarhumah PDP 01 tidak pernah diambil swab-nya. Padahal sebelumnya Walikota Padangsidimpuan yang merangkap Ketua Gugus Tugas dalam konferensi pers (02/04) mengatakan sudah mengambil swab-nya PDP 01 dan mengirimkannya ke Jakarta.

Salah seorang keluarga almarhum PDP 01 menghubungi Rosario Dorothy Simanjuntak, Humas RS Adam Malik (21/04) lalu dijawab Rosario dengan mengatakan bahwa hasil swab test sudah dikirimkan ke Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan.

Ketika dikonfrontir kemudian ke Dinas Kesehatan, mereka mengatakan tidak ada tahu menahu soal hasil swab test PDP 01. Mereka mengarahkan ke RSUD Padangsidimpuan dan Gugus Tugas. Ketika dihubungi lewat telpon, tidak ada jawaban.

Untuk mengungkap misteri itu, Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang yang dikomandoi Halomoan Harahap mengumpulkan sumbangan untuk bantuan tranportasi Gugus Tugas menjemput hasil swab PDP 01 ke Medan (22/04).

Belum sempat dijemput ke Medan, hari ini (24/04) media Digtara.com merilis berita wawancara dengan Dr. Aris Yudhariansyah, Jubir Gugus Tugas Pemrovsu, yang mengatakan hasil swab test PDP 01 adalah negatif. Sekali lagi NEGATIF !

Baca Juga :  Warga Saba Lombang Tapsel Butuh Bronjong Penahan Air

Akhirnya misteri itu terungkap, terimakasih untuk semua pihak yang telah turut membantu mengungkapkan kebenaran ini.

Kepada Walikota Yang Mulia,
saya sebagai pribadi dan pendiri Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Burangir meminta:
1. Agar memberikan klarifikasi tentang kebenaran informasi ini. Benar atau tidak.
2. Agar melakukan gugatan hukum terhadap Rosario Simanjuntak, Humas Adam Malik, jika ternyata hasil swab PDP 01 tidak benar dikirimkan ke Dinas Kesehatan Padangsidimpuan.
3. Sebaliknya, agar mengambil tindakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, jika ternyata sudah menerima hasil swab test tersebut, tapi menyembunyikannya.
4. Agar membantah keterangan Dr. Aris Yudariansyah, Jubir Gugus Tugas Pemrovsu, jika hasil swab test tersebut tidak benar Negatif.
5. Agar melakukan gugatan hukum atau setidaknya hak jawab kepada media Digtara.com, jika berita ini adalah hoax. Karena ini bisa mengakibatkan kegaduhan.

Sehabis membaca berita tersebut tadi sore, saya teringat kata seorang teman, Juper senior di Poldasu. Katanya, terkadang lebih mudah mengungkap misteri kematian ketimbang kasus pencurian. Karena selalu ada sesuatu yang menolong. Benar juga kata kawan itu. Mudah-mudahan almarhumah PDP 01 tenang di keabadian.

Dan benar juga kata Ompu i Jalohot, “Pendek do pat ni gabus, ompung!”

Maaf hampir lupa, pak Wali. Teringatnya, apa alasan Yang Mulia untuk menetapkan Padangsidimpuan Darurat Corona? ( Timbul Simanungkalit ).

Baca Juga :  2.760 Guru Di Pemko P.Sidimpuan Belum Terima Uang Makan 8 Bulan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*