Hasil Temuan Komisi II DPRD Padangsidimpuan; Pejabat PU Diduga Palsukan IMB

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan (Psp) menduga ada pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) memalsukan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan diback-up oleh salah seorang pejabat teras Pemko Psp.

Dugaan ini disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Psp H Khoiruddin Nasution SE, kepada METRO, Selasa (17/8). Menurut Khoir, sapaan akrab Khoiruddin, dugaan tersebut sesuai hasil temuan Komisi II DPRD Psp beberapa waktu lalu, saat melakukan tinjauan lapangan di sejumlah tempat.

Dalam tinjauan tersebut, Komisi II DPRD Psp menemukan adanya permasalahan surat IMB yang diduga telah melanggar peruntukan, yakni dari ruko atau rumah dan toko menjadi hotel di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan.

“Temuan Komisi II DPRD Psp terhadap permasalahan surat IMB ruko yang jadi hotel di Jalan Imam Bonjol ini, selanjutnya akan diperiksa dan ditindaklanjuti secara hukum. Makan kami meminta Kadis PU selaku instansi terkait agar segera memberikan tindakan dugaan penipuan ini,” kata Khoir.

Khoir menambahkan, jika nyata-nyata telah terjadi tindakan pidana berupa pemalsuan dokumen maka FD merekomendasikan hal tersebut dibawa ke jalur hukum. Sebab, dalam hal ini Pemko Psp telah dirugikan.

Lebih jauh Khoir Khoir mengatakan, sesuai data dan dokumen yang ada, dirinya menduga sudah terjadi pemalsuan dokumen. Pasalnya, sesuai dengan pengakuan mantan Kadis PU sebelumnya, Ir Hamid Syarifuddin CES kepada Komisi II DPRD Psp bahwa surat IMB tersebut diberikan kepada pengusaha untuk membangun ruko namun belakangan malah dibangun menjadi hotel.

Baca Juga :  Bupati Tapsel kembali ‘rombak kabinet’

“Kita belum tahu apakah si pengusaha yang berani mengubah dokumen IMB atau ada pejabat di Dinas PU Psp yang mengubah isi dokumennya. Dan selentingan kami dengar ada pejabat utama di Pemko Psp yang memback-up pengusaha ini, sehingga ia berani mengubah isi dokumen tersebut,” uca Khoir.

Selain itu, Khoir juga mengesalkan sikap Wali Kota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution terhadap permasalahan ini. Sebab, wali kota terkesan tidak tegas dalam memberikan tindakan terhadap bawahannya di Dinas PU atau oknum pejabat utama yang diduga berada di balik si pengusaha tersebut.

“Kita sudah sampaikan, dan wali kota sudah tahu, tapi kenapa tidak ada tindakan tegas dari wali kota? Padahal, hal ini kami duga sudah menjurus ke pidana karena ada dugaan pemalsuan dokumen yang sudah merugikan Pemko Psp dari sektor PAD retribusi IMB,” sungutnya.Ditambahkan Khoir lagi, pihaknya sudah menerima pengaduan keberatan dari masyarakat sekitar atas pembangunan hotel tersebut. Lalu, mengumpulkan sejumlah bukti dan data terkait surat pembangunan gedung, utamanya surat IMB dan memintai keterangan dari Dinas PU. Namun, hasilnya sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari Pemko terhadap bangunan tersebut, justru pembangunannya masih berlangsung.

“Jika bukti sudah terkumpul semua, kalau memang Pemko Psp tidak juga mengambil tindakan dengan meneruskannya ke jalur hukum dan melakukan pembongkaran bangunan tersebut, kita sendiri yang akan melaporkannya dan meneruskannya agar ditindaklanjuti penegak hukum,” tegas Khoir.

Baca Juga :  Bupati Tapsel Tepung Tawari 205 Calhaj

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Pejabat_PU_Diduga_Palsukan_IMB

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*