Hasil Tinjauan Komisi II DPRD Padangsidimpuan – Jalinsum Tanggal Memprihatinkan

Ketua Komisi II DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp), Ashari Harahap mengaku prihatin atas kerusakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tanggal, Kecamatan Psp Batunadua. “Kerusakan badan jalan itu, cukup mengganggu para pengguna jalan khususnya warga Tangal,” katanya kepada METRO,  pada saat anggota legilstatif itu meninjau ke lapangan, Senin (17/1).

Disusul, katanya, lobang yang telah digenangi air bagaikan sawah, dan becek sehingga  lalulintas macet. Terkadang, air dari jalan itu masuk ke pekarangan rumah warga. Padahal, jalan tersebut adalah jalan negara dan dikelola oleh Pemprovsu sehingga dana APBD Psp tidak bisa dipergunakan untuk perbaikan jalan tersebut. “Kita sudah sering terima laporan warga, makanya kita melihat langsung kondisinya,” imbuhnya.

Ia mengharapkan  kepada pemprovsu kiranya jalan Tanggal segera  memprbaiki dengan secepatnya, karena jalan itu penting demi kelancaran arus transportasi dari desa ke kota. Sementara itu, salah satu warga sekitar, Andi Harahap (24) berharap  Komisi II DPRD Psp agar mendesak pemprovsu untuk memperbaiki jalan tersebut, karena jalan itu penting  demi perbaikan perekonomian masyarakat.

Selain meninjau jalan, komisi II DPRD Psp juga meninjau pembangunan tugu salak di Siborang, Kelurahan Kantin. Pembangunan tugu, anggota DPRD  menilai pekerjaannya asal jadi, dan bangunannya tidak rapi serta banyak material  terpasang. “Padahal anggarannya dari DBD sekitar Rp 400 juta, tapi hasilnya sangat mengecewakan dan kesannya asal jadi, padahal tugu salak ini nantinya akan menjadi ikon dan kebanggan masyarakat Kota Psp, tapi hasil bangunannya sangat buruk,” kata mereka.

Baca Juga :  Pordasu, Psp Sabet 1 Emas, 2 Perak, dan 1 Perunggu

Komisi II meminta penjelasan kepada pihak pemborong dan Dinas PU Psp supaya  melakukan perbaikan kembali, karena dananya ratusan juta rupiah, namun hasilnya sangat mengecewakan. “ Dinas PU dan rekanan akan kami panggil nantinya untuk mempertanggungjawabkan anggaran pembangunan Rp 400 juta dari DBD tahun 2010 itu,” jelas mereka. Turut meninjau Wakil Ketua Komisi II DPRD Psp, Khoiruddin Nasution, Sekretaris, Sopian Harahap dan anggota, Erwin Nasution SH (phn) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*