Hati-hati Jalan Anjlok Di Desa Sarogodung

Jalan menuju ke Pondok Pesantren Kiyai Haji Ahmad Dahlan (KHAD) Sipirok dan menuju Desa Sarogodung, Sipirok, Tapsel anjlok. Kondisi ini diakibatkan guyuran hujan deras dalam dua bulan terakhir.

Kondisi jalan anjlok di titik sekitar 600 meter dari jalinsum Kelurahan Baringin ini, sangat membahayakan bagi pengguna jalan dan membutuhkan penanganan perbaikan dari pemerintah. Apalagi malam hari, keadaan itu dipastikan tidak bisa diantisipasi pengguna jalan yang belum pernah lewat.

Amatan METRO Senin (19/12), beberapa kendaraan yang melintas terlihat kesulitan dan berjalan harus ekstra hati-hati guna menghindari kecelakaan. Panjang jalan yang anjlok sekitar 15 meter dengan kedalaman sekitar 1 sampai 2 meter.

Anjloknya jalan ini sudah berlangsung lebih dari 2 bulan, namun belum ada tanda-tanda untuk ditangani oleh pemerintah. Padahal, kondisinya sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Akhirnya, untuk melintas terutama kendaraan yang lebih besar harus menggunakan jalur lebih ke kanan dengan menerobos tanah di pinggir yang dimanfaatkan sebagai jalan walau ketika hujan suasananya sangat membahayakan juga.

Salah seorang warga Desa Sarogodung, Salma Parsi Harahap kepada METRO mengatakan, kerusakan jalan yang anjlok makin lama makin bertambah. Untuk menghindari kondisi yang lebih parah sudah saatnya pemerintah mengambil tindakan cepat sebelum jalur jalan menuju desa mereka putus total.

“Kalau tidak salah, hal ini sudah berlangsung sekitar 2 bulan lebih dan kondisinya semakin lama semakin parah saja, kita sangat khawatir jalur ini akan putus total jika tak segera ditangani,” ucap Salma berharap. (ran/mer)

Baca Juga :  Dana P2KP Sidimpuan Rp7,5 M

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*