Heroin Malaysia Masuk Lewat Medan

Heroin Heroin Malaysia Masuk Lewat MedanMEDAN – Bukan hanya Jakarta dan Surabaya, Medan juga menjadi incaran sindikat narkotika internasional untuk mengedarkan barang haram itu di Indonesia. Kemarin (30/4) petugas Bea dan Cukai Teluk Nibung, Sumatera Utara, meringkus dua perempuan kurir heroin dan sabu-sabu dari Malaysia.

Kedua perempuan tersebut adalah RR 22, warga Banda Aceh, dan RL, 25, warga Kisaran, Sumut. Dari mereka petugas mengamankan empat paket heroin seberat 2.993 gram dan 1 paket sabu-sabu 497 gram.

“RR hanya sebagai kurir dengan upah sekitar Rp 5 juta. Barang ini didapatnya dari wanita berinisial Y. Dia juga warga negara Indonesia, tapi sudah lama tinggal di Malaysia dan diindikasikan sebagai anggota jaringan international,” kata Kepala Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara Maimun Sualiman di Bandara Polonia Medan kemarin.

Menurut Maimun, RR dan RL direncanakan bertemu Y di Jakarta. Sebab, heroin dan sabu itu memang akan diedarkan di Jakarta dan sekitarnya. “Nanti di sana mereka bertemu Y dan menyerahkan barang-barang haram ini,” katanya.

Penangkapan tersangka bermula dari pengamatan petugas Bea Cukai Tipe A3 Teluk Nibung. Mereka mencurigai tersangka yang membawa kopor saat melewati mesin X-Ray. Dari mesin tersebut terlihat lima paket mencurigakan yang disembunyikan di dinding kopor yang kemudian diketahui berisi empat paket heroin dan satu paket sabu-sabu.

“Setelah diuji di laboraturium, terbukti bahwa barang tersebut merupakan narkoba golongan satu. Estimasi nilai barang tersebut sekitar Rp 4 miliar,” ujar Maimun.

Baca Juga :  20% Jalan Sumut Diusulkan Jalan Provinsi

Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Raden Heru Prakoso menuturkan, RR dan RL diamankan saat menumpang feri MV Ocean Star II yang berangkat dari Port Klang, Malaysia. Keduanya merupakan kurir atas suruhan bandar di Malaysia. (jon/adl/jpnn/c2/nw) (jpnn.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*