HMI Cab. Madina Desak Kadisdik Transparan soal DAKn

Massa HMI sedang melakukan aksi di kantor Dinas Pendidikan Madina, Senin (27/12)

Sekitar 20 orang warga Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Madina. Mereka mendesak Kepala Dinas Pendidikan memberikan penjelasan terkait realisasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan karena pembangunan gedung sekolah terlihat belum rampung.

Koordinator Aksi M Yasir Nasution mengatakan, pelaksanaan DAK tahun 2006 hingga tahun 2010, terlihat belum terlaksana sesuai harapan masyarakat. Sementara, pengelolaan DAK tersebut masa kepemimpinan mantan Kadisdik Madina, H Samad Lubis SE. “Pengelolaan DAK ini dijadikan ajang meraup keuntungan pribadi yang harus ditindak lanjuti,” pintaYasir Jika hal ini tidak terlaksana, katanya, massa HMI akan datang lagi dengan membawa massa lebih besar. Desakan penjelasan ini penting demi  transparansi pelaksanaan DAK.   ”Kami meminta kepada pejabat yang memang tak berkompentensi dalam hal penanganan DAK ini supaya diberhentikan dari posisinya” sebut mahasiswa lagi
Kepala Disdik Drs Musaddad Daulay MM saat menyambut massa mengatakan, unjuk rasa suatu wujud demokrasi. Jadi apa menjadi tuntutan mahasiswa itu, kami akan menindaklanjutinya. Fisik gedung belum rampung, lanjutnya, sebagai pertanda pekerjaan DAK belum rampung itu, bukan berarti dibiarkan begitu saja. ”Bagi yang belum selesai di tahun 2009 akan kita lanjutkan di tahun 2010, dan untuk tahun 2010 yang belum selesai akan dilanjutkan tahun 2011, dan seluruh pekerjaan tak luput dari pantauan kita” kata Musaddad.

Baca Juga :  Kementerian PU Diminta Percepat Pembangunan Jalan Nasional

Disebutkan, bentuk pekerjaan  DAK sesuai dengan mekanisme juga Juklak dan Juknis yang ada, dan temuan serta pantauan yang dilakukan oleh Mahasiswa merupakan suatu masukan dan kritikan bersigat membangun,”Ini adalah hal yang bisa mengingatkan seluruh jajaran yang ada, dan kami berterima kasih atas pemberitahuan yang disampaikan oleh adek-adek Mahasiswa” ucap Musaddad Usai mendengar jawaban Kadisdik itu, 20 orang Mahasiswa dari HMI Madina langsung membubarkan diri dan sebelumnya Kadisdik menyempatkan diri menyalami Mahasiswa sebagai wujud terima kasih atas masukan yang telah disampaikan oleh Mahasiswa. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*