HMI Madina Demo, Seorang Polisi Luka

Untuk kedua kalinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mandailing Natal mendemo Dinas Pendidikan Madina. Kedatangan HMI ini, terkait dengan indikasi penyelewengan Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun anggaran 2009.

Demo yang dilakukan oleh HMI Madina tadi siang, sempat terjadi dorong – dorongan dengan aparat kepolisian, sehingga mengakibatkan salah seorang polisi, Bripda Risuwan Helmy mengalami luka ringan. Sedangkan, salah seorang anggota HMI, sempat diamankan oleh polisi.

Terjadinya aksi dorong – dorongan tersebut dipicu akibat Kadis Pendidikan Madina, Musadad Daulay tidak menemui para mahasiswa dan memberikan penjelasan, sehingga mahsiswa ingin masuk dan mendobrak pagar betis yang dibuat oleh aparat kepolisian.

Dalam orasinya Koordinator aksi, Isa Ansari menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan unjuk rasa pada tanggal 27 Desember lalu,   namun tidak ada tanggapan positif dari pihak Dinas Pendidikan Madina,  sehingga pihaknya melanjutkan demonstrasi untuk meminta penjelasan.

“Berdasarkan hasil investigasi dari HMI di lapangan, bahwa ada indikasi penyalahgunaan dana DAK 2009 termasuk pemotongan 22,5% per sekolah, yang seharusnya menurut Peraturan Menteri Pendidikan tentang Juknis dan Juklak tidak ada,”tegaskan Isa.

Seharusnya tegas Isa, DAK 2009 dikelola oleh Kepala Sekolah, tetapi realita yang ditemukan di lapangan malah dikelola oleh Dinas Pendidikan Madina, yang sok pintar dengan alasan Kepala Sekolah Madina belum mampu membuat laporan DAK.

Selain itu katanya, HMI juga sedih melihat daerah terpencil terutama di wilayah Pantai Barat Madina. Mungkin daerah ini sulit untuk dijangkau,  maka dengan entah pertimbangan apa oleh Dinas Pendidikan malah salah satu SD seharusnya mendapat namun dibuat fiktif.

Baca Juga :  Lima Bulan Bolos Kerja Bripka J Panggabean Dipecat

“Contohnya di SD Sikara – kara III, jadi kita menilai DAK 2009 merupakan ajang meraup keuntungan yang sebanyaknya – banyaknya oleh oknum – oknum pada Dinas Pendidikan Madina,” tegaskan Isa.

Dalam aksi kali ini Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Madina, menuntut agar Kadis Pendidikan Madina.Musaddad Daulay agar hengkang dari jabatanyan sebagai Kadis Pendidikan Madina. Meminta Kajari dan penegak hukum lainnya agar mengusut tuntas indikasi penyelewengan DAK 2009.

“Bila permasalahan ini tidak terselesaikan di Madina, HMI akan melakukan aksi sampai ke Kejatisu. Bahkan akan membuat pengaduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dan Presiden,”tegas Isa.

Setelah berlangsung lama dan sempat terjadi aksi keributan, antara HMI dan aparat kepolisian baru Kadis Pendidikan Madina Musaddad Daulay, bersedia menemui mahasiswa, itupun hanya perwakilan saja.

Musaddad Daulay yang didampingi Imron Nasution sebagai Kabid Program Dinas Pendidikan dan Asmara Hadi sebagai Kasi rehab, dihadapan mahasiswa mengakui sudah beberapa kali bertemu dengan Mahasiswa atauapun HMI, namun tidak ada titik temu ataupun solusi dari permasalah yang disampaikan oleh HMI.

Sementara Kabis Program, Dinas Pendidikan Madina Imron Nasution dihadapan mahasiswa, menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah memotong DAK tahun anggaran 2009 sebesar 22,5 %, seperti yang dituduhkan HMI. “Dana DAK uangnya langsung ke rekening kepala sekolah, sehingga yang mengetahuinya adalah kepala Sekolah,”ungkap Imron.

Baca Juga :  7 Mei Pacquiao Lawan Mosley

Sedangkan untuk sekolah SD Sikara kara III Kasi Rehab Pada Program,  Asmara Hadi, menyangkal bahwa SD tersebut ada DAK tahun 2009. “SD tersebut tidak mendapat DAK tahun 2009,” kata Asmara.

Sedangkan peralihan pengelolaan DAK dari kepala sekolah ke Dinas Pendidikan Madina, diungkapkan Asmara merupakan sudah persetujuan dari pihak sekolah, karena pada saat dilakukannya sosialisasi pihak kepala sekolah tidak mampu untuk membuat SPJ dari DAK, sehingga diambil keputusan dibetuk Tim SPJ untuk DAK sehingga ada komitmen antara kepala sekolah dengan pihak tim tersebut. (wasada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*