Hujan Turun, Kabut Asap Sidimpuan Menurun

SIDIMPUAN – Empat hari belakangan, kondisi cuaca dan udara di Kota Psp dan sekitarnya mulai berubah. Sebelumnya udara di Padangsidimpuan dipenuhi kabut asap yang melanda hingga dua pekan lamanya, namun kini cuaca berangsur pulih. Hal itu karena curah hujan yang akhir-akhir ini mulai sering turun dan sangat manjur menghilangkan kabut asap.

TANPA KABUT- Tampak cuaca dan udara di Kota Psp sudah tidak berkabut, Selasa (18/3). Padahal sebelumnya kabut asap sempat membuat jarak pandang pengendara terganggu.

Seperti pantauan di Kota Psp sekitarnya, kondisi itu tidak seperti dua pekan sebelumnya, dimana seluruh wilayah Psp ditutupi kabut asap pekat dan tebal. Bahkan akibat dari dampak kondisi udara tersebut, banyak pihak yang membagi-bagikan masker untuk mencegah warga agar tidak terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

“Syukur dan Alhamdulillah, sekarang kondisi udara sudah terlihat mulai normal. Mungkin juga dikarenakan adanya hujan yang empat hari belakangan sering turun,” ucap B Sinaga (28), salah seorang warga Psp yang bekerja sebagai penarik Betor tersebut.

Ia berharap, normalnya ucara di Psp ini akan berlangsung terus menerus tanpa kabut asap.
“Iya, mulai Jumat (14/3) hingga Senin (17/3), kalau tidak sore, pas malam harinya selalu turun hujan. Mudah-mudahan kabut asap menghilang selamanya,” harapnya.

Warga lain, Rina Boru Nasution (25), juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, hampir setiap hari dalam dua minggu ia kerap menggunakan masker saat keluar rumah. Itu dilakukan karena ia takut terserang penyakit ISPA. “Bukan saya saja, anak-anak saya pun terpaksa harus saya sediakan masker dan saya haruskan untuk dipakai setiap pergi dan pulang sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jalan di Sadabuan dan Siborang rusak parah

“Saya lihat begitu juga, sudah empat hari belakangan cuacanya sering hujan dan udara pun sudah kembali seperti biasanya. Alhamdulillah, mudah-mudahan tidak ada lagi kabut asap yang terjadi di Kota Psp ini,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Data dan Informasi Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta, saat dikonfirmasi mengenai menurunnya kabut asap yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, termasuk Tabagsel dan sekitarnya, mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan mulai pertengahan Maret, akan ada perubahan cuaca, yaitu terjadinya curah hujan yang kian bertambah.

Hal itu bisa menjadi salah satu faktor yang mendukung berkurangnya kapasitas kabut asap yang selama ini melanda wilayah tersebut.

“Iya, hal itu berarti sesuai dengan perkiraan BMKG, bahwa pertengahan Maret ini curah hujan mulai bertambah. Pastinya secara langsung sangat membantu mengatasi dampak kabut asap yang selama ini melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara,” ungkapnya. (yza)

(Metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*