Hukuman Terhadap Koruptor, Harus Dilihat Derajat Kesalahannya

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Amir Syamsuddin mengusulkan agar KPK menetapkan hukuman minimal lima tahun penjara terhadap para koruptor.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua KPK, Chandra M Hamzah, menolaknya. Menurut Chandra, hukuman minimal seharusnya tetap dilihat dari derajat atau tingkat kesalahan yang dilakukan oleh para pelaku tindak korupsi.

“Ya tetap harus dilihat derajat kesalahan yang dilakukan oleh koruptor,” kata Chandra di Hotel Ritz Carlton, Jakarta (Kamis, 27/10).

Dia mencontohkan, antara seorang pemeras dan penyuap. Berdasarkan aturan, kejahatan memeras lebih kuat dibandingkan menyuap. Oleh sebab itu, hukuman terhadap keduanya harus beda.

“Ya tidak bisa disamakan dong,” kata Chandra lagi.

Lebih jauh Chandra mengatakan, pihaknya akan memberikan masukan bagi pemerintah melalui rancangan revisi UU Tipikor. Pembahasan RUU Tipikor, sambung Chandra, belum selesai. Oleh karenanya pihaknya belum dapat menentukan kata setuju atau tidak terhadap usulan hukuman minimal lima tahun tersebut.(Rakyat merdeka)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*