Hutan Sidimpuan Mulai Dirambah

Areal hutan di gugusan Bukit Barisan yang mengitari inti Kota Padangsidimpuan mulai dirambah. Belum ada keterangan resmi mengenai status lahan itu, hutan negara atau hutan rakyat.

Hasil pantauan, aktivitas di hutan bukit tersebut sudah mengarah pada pembakaran kayu yang ditumbang. Situasi itu dapat dilihat dengan jelas dari inti Kota Padangsidimpuan ke arah Stadion HM Nurdin.

Api menyala dan asap mengepul dari tumbangan kayu di puncak bukit tersebut. Tidak jauh di sampingnya juga terlihat areal hutan yang dirambah, dan di lerengnya ada pembukaan lahan yang diperkirakan menggunakan alat berat.

Asisten II Pemko Padangsidimpuan, Ahmad Nasution mengaku belum mengetahui secara pasti status lahan atau hutan tersebut. Pihaknya akan menanyakan hal ini pada Dinas Pertanian Kehutanan.

Camat Padangsidimpuan Selatan Paruhum Harahap, belum mengetahui apakah hutan itu masuk wilayah kecamatannya atau Padangsidimpuan Tenggara atau sudah masuk wilayah Tapanuli Selatan.

Meski demikian, Asisten II maupun Camat Padangsidimpua Selatan akan mencari informasi terkait lokasi dan status lahan tersebut. Jika memang hutan negara dan masuk wilayah Padangsidimpuan, pihaknya akan segera bertindak.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padangsidimpuan Khoiruddin Nasution mengaku sudah mendapatkan sekilas informasi terkait status hutan itu.

Menurut keterangan yang diperolehnya, hutan yang berada di gugusan Bukit Barisan itu bukan hutan negara. Meski demikian, hutan itu adalah daerah tangkapan air dan sumber air bagi sungai yang mengitari inti kota.

Baca Juga :  Dampak Kabut Asap - Puskesmas Gunung Tua Tangani 166 Pasien ISPA

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=133906:hutan-sidimpuan-mulai-dirambah&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Sungguh memalukan dan menyedihkan, Asisten II Pemko P. sidimpuan Ahmad Nasution dan Camat Padang sidimpuan Selatan Paruhum Harahap, tidak mengetahui batas wilayahnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*