Ikadin: Terkait Pergi ke Batam Lima Hari, Anggota DPRD Kab. Padang Lawas Sakiti Hati Rakyat

www.metrosiantar.com

PALAS-METRO; Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Tabagsel Ridwan Rangkuti SH MH menilai, kepergian seluruh atau 30 anggota DPRD Padang Lawas (Palas) ke Batam, menyakiti hati rakyat Palas. Anggota legislatif pergi ke Kepulauan Riau selama lima hari untuk mengikuti pembekalan guna menambah wawasan dewan.

“Tujuan keberangkatan anggota dewan itu memang baik jika benar seperti itu kenyataannya di lapangan. Namun, kepergian keseluruhan anggota dewan ditambah 11 PNS di lingkungan sekretariat dewan benar-bena melukai hati masyarakat Palas. Ini mengingat pembangunan Palas yang masih ‘terseok-seok’, sementara wakil rakyatnya menghabiskan uang rakyat ratusan juta rupiah ke daerah lain hanya untuk pembakalan,” ujar Ridwan yang juga Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Padangsidimpuan kepada METRO, baru-baru ini.

Diutarakan Ridwan, dirinya mempertanyakan alasan anggota DPRD Palas harus pergi ke Batam. Padahal Batam terkenal dengan daerah perindustriannya. “Apakah memang ada kesamaan provinsi tersebut dengan Pemkab Palas baik di berbagai bidang atau potensi daerahnya. Bukankah Batam memiliki daerah perairan lautnya yang sangat potensial, sedangkan Palas adalah daerah pertanian perkebunan yang tidak memiliki laut,” ujar Ridwan sembari mempertanyakan apakah tidak ada lagi lembaga di wilayah Tabagsel atau Sumut yang bisa membekali anggota DPRD Palas.

“Selaku Ketua Peradi dan Ikadin, saya dan rekan-rekan sesama advokat, sanggup untuk membekali anggota DPRD tentang tugas, pokok dan fungsi serta wewenangnya,” tambahnya.

Baca Juga :  8 Lampu Hias Jembatan Siborang Sidimpuan Dirusak

Ditambahkan Ridwan, selama lima tahun terakhir, pihaknya selalu diundang anggota DPRD Tapsel untuk menjadi narasumber dalam setiap pembahasan Ranperda Tapsel. “Tapi kok anggota DPRD Palas tidak menghargai SDM daerahnya sendiri. Apakah anggota DPRD Palas sudah merasa lebih pintar dan berpengalaman dari Tapsel? Jika DPRD Palas sudah merasa berpengalaman dan pintar, kami siap menguji anggota dewan dengan melihat hasil apa yang sudah dicapai mereka saat ini dan mendatang setelah pulang pembekalan,” tukasnya sembari mengimbau Bupati dan anggota DPRD di wilayah Tabagsel agar ke depannya dapat mengharga potensi putra daerahnya dengan menjalin hubungan yang harmonis dengan berbagai lembaga, baik advokat dan penegak hukum.

Untuk diketahui, sejak Kamis (25/3), Kantor DPRD Palas kosong setelah ditinggalkan 30 anggota dewan selama lima hari. Seluruh wakil rakyat tersebut berangkat mengikuti pembekalan di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/3) malam sekira pukul 19.00 WIB. Selain anggota dewan, 11 PNS di lingkungan Sekretariat DPRD juga turut serta. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*