Impalu perihatin perpecahan organisasi mahasiswa Paluta

www.waspada.co.id

MEDAN – Perpecahan yang terjadi di salah satu organisasi mahasiswa Padang Lawas Utara (Paluta) membuat miris Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Padanglawas Utara (PB Impalu).

Demikian siaran pers Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Padang Lawas Utara (PB Impalu) diterima Waspada di Medan, tadi malam.

Disebutkan, keprihatinan itu cukup serius sehingga 22 Maret 2010 di kawasan Jalan Gajah Mada, Medan PB Impalu berkumpul membahas kondisi perpecahan ini.

Diantaranya, Padian Adi S Siregar (ketua umum), Sukri Ma’arif (wakil ketua), Najmun Nisa Lubis (bendahara), Syafri Siregar, dan pengurus lainnya.

Padian Adi S Siregar, menyebutkan pertarungan pengaruh yang dilakukan para pengurus dan senior dari organisasi mahasiswa tersebut seakan-akan menggambarkan  mahasiswa dari Paluta sangat pragmatis.

Isu mencuatkan kasus kecurangan penerimaan CPNSD Paluta menjadi awal perseteruan mereka. Ketua bersama beberapa pengurus yang menjadi motor dan getol untuk mengungkap kecurangan penerimaan CPNSD Paluta justru bertolak belakang dengan unsur pengurus lain.

Malah sebaliknya mantan ketua dengan penuh semangat memuat pernyataan menepis isu kecurangan itu di salah satu media massa  Kota Medan. Perpecahan yang terjadi nampaknya tidak hanya terjadi di tingkat pengurus harian tetapi juga sudah menjadi perang dukungan di antara senior dan pendiri.

Kondisi ini disinyalir adanya pembagian job deskripsi dan manuver pergerakan di antara sesama pengurus serta sudah melencengnya ideologi.

Baca Juga :  Panen Padi Gogo - Gubsu Janji akan Ajak Presiden ke Palas

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh pengurus, sebagai organisasi mahasiswa Paluta tertua untuk ikut mencari solusi agar persoalan yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan seluruh pengurus PB Impalu harus netral dan jangan ikut-ikutan memprovokasi.

Sebagai bukti keseriusan dan ingin mencari informasi yang benar maka PB Impalu memantau  Musyawarah Luar Biasa Gema Paluta di Asrama Haji Medan  21 Maret 2010 untuk melihat kebenaran perpecahan di organisasi tersebut.

Pada kesempatan itu juga ketua umum PB Impalu menyatakan sebuah harapan kepada beberapa angggota yang berada di lokasi agar semua pengurus dan anggota agar secepatnya melakukan rekonsiliasi karena apabila konflik ini terus terjadi, tidak menutup kemungkinan akan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan mengganggu stabilitas Padang Lawas Utara.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*