Ini Dia Penjelasan Bea Cukai Soal Molornya Impor Film

Jakarta – PT Omega Film telah melakukan importasi film asing sebanyak 15 kali untuk 4 judul, sebanyak 3 diantaranya tergolong box office hanya dalam waktu 4 hari setelah pembukaan blokir. Pembukaan blokir dilakukan tanggal 15 Juli 2011 setelah sebelumnya tanggal 5 Juli dilakukan blokir Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

Direktur Informasi Kepabeanan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Susiwijono menyatakan PT Omega Film tidak langsung melakukan impor film usai Nomor Induk Kepabeanan (NIK) dikeluarkan pihaknya pada 3 Mei 2011 lalu.

“Sejak itu sebenarnya sudah bisa impor,” ungkap Susi dalam jumpa pers di kantor Kementerian Budaya dan Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (28/7/2011).

Namun pada 5 Juli lalu, Ditjen Bea Cukai melakukan pemblokiran terhadap NIK PT Omega Film sehubungan dengan adanya permohonan importir baru untuk penerbitan izin impor film dari lima importir film asing yang 4 di antaranya memiliki alamat yang sama dengan Omega. Hal ini untuk mempermudah pemeriksaan administrasi.

“Pada Juni ada permohonan baru lima importir, sistem kami kasih warning karena ada kesamaan alamat. Kami kirim surat per 1 Juli ke Omega, pada 5 Juli diblokir,” jelasnya.

Namun, setelah melakukan kelengkapan data, Susi menegaskan pihaknya membuka kembali NIK PT Omega pada tanggal 15 Juli sehingga perusahaan tersebut dapat kembali melakukan impor.

“Setelah blokir mereka ajukan permohonan buka blokir dengan mencantumkan formulir pejelasan seperti responsibility-nya, eksistensinya. Lalu kami buka blokir 15 Juli,” ujarnya.

Baca Juga :  Shahrukh Khan Siap Berakting Bareng Leonardo DiCaprio

Dengan adanya kelengkapan dokumen yang disertakan Omega, Bea Cukai akhirnya membuka blokir NIK-nya pada 15 Juli 2011. Susi mengatakan, Omega sejak 19 Juli lalu telah melakukan importasi film asing sebanyak 15 kali.

“Setelah dibuka blokir mereka langsung lakukan importasi. Tanggal 19 Juli mulai ada importasi. Omega sudah lakukan 15 kali importasi atas 4 judul film termasuk yang 2 ini (Harry Potter dan Transformer),” pungkasnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*