Inilah Pernyataan Keluarga Tomizawa

Shoya Tomizawa meninggal dalam kecelakaan maut saat balapan Moto2 di Sirkuit Misano, San Marino, Minggu (5/9/10). Ketika jatuh pada lap ke-12, pebalap berusia 19 tahun ini dilindas oleh motor Alex de Angelis dan Scott Redding, yang persis di belakangnya.
Meskipun sudah mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit, nyawa Tomizawa tak terselamatkan. Hanya berselang sekitar lebih dari 10 menit, pebalap muda Jepang ini menghembuskan nafas terakhir, karena cedera pada kepala, dada dan perut, sangat parah.

Kepergian Tomizawa mengundang simpati dari banyak pihak, terutama tim yang dibelanya, Technomag-CIP, serta keluarga. Mereka (tim dan keluarga), kemudian memberikan pernyataan resmi tentang tragedi tersebut.

Berikut pernyataannya:

Shoya Tomizawa merupakan salah satu bintang yang sedang bersinar di paddock dan dalam timnya. Dia tidak pernah lupa untuk memberikan senyuman atau sapaan ‘hello’ kepada siapa pun yang dia temui.

Dia sangat menikmati kebahagiaan dengan relasi-relasinya, tetapi juga seorang pebalap yang sangat profesional, dan penuh dengan konsentrasi dalam pengembangan motornya, setelah tampil di setiap balapan.

Semuanya terkesan dengan bakatnya dan gaya membalapnya yang halus. Dia bekerja keras untuk memberikan yang maksimal, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk semua orang di timnya, yang sudah menjadi keluarga kedua, di mana dia lebih banyak menghabiskan waktu luangnya dengan mereka.

Baca Juga :  'Gol CR7 Spektakuler, Messi Tidak'

Kami tidak hanya kehilangan seorang pebalap berbakat, kami juga kehilangan seorang teman dan seorang putra yang memancarkan sukacita kehidupan dan menularkan perasaan bagus ke sekitarnya. Ini akan selalu terkenang dalam kenangan kami.

Kami menulis ini sebagai bentuk terima kasih kepada semua orang yang telah menyampaikan ungkapan belasungkawa. Semua ucapan itu merupakan dorongan yang besar, yang memperlihatkan bahwa Shoya tidak hanya dihargai keluarga dan teman-temannya, tetapi banyak orang yang melakukan hal itu.

Orangtuanya menginginkan kami untuk menjaga senyum dan candanya dalam kenangan kami, dan ingat bahwa dia meninggal karena melakukan apa yang dicintainya.

Salam hangat,

Orangtua, tim CIP dan Technomag

sUMBER : http://olahraga.kompas.com/read/2010/09/10/17310394/Inilah.Pernyataan.Keluarga.Tomizawa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*