Insentif Pengelola Perpustakaan Dipertanyakan

Insentif Pengelola Perpustakaan Dipertanyakan
Perpustakaan

Penyaluran honor atau insentif pengelola Perpustakaan Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, mulai Juni hingga September 2009 lalu dipertanyakan. Pasalnya, pengelola perpustakaan yang ketika itu dijabat oleh A Ripai Pane, merasa dalam penerimaan yang dilakukan pertengahan November lalu tidak sesuai dengan ketentuan.

A Ripai Pane, yang sebelumya menjabat Kasi Kemasyarakatan di Arse dan sekarang dimutasi sebagai staf di Kelurahan Parausorat, Kecamatan Sipirok, sejak Oktober lalu menyebutkan, sepengetahuannya insentif pengelola perpustakaan jumlahnya Rp318 ribu per bulan. Namun, ia mengaku heran ketika menerima dari bendahara kecamatan pertengahan November lalu yang disalurkan malah Rp400 ribu.

“Ketika menerima, saya sudah bertanya-tanya kenapa 400 ribu. Namun bendahara waktu itu memberikan penjelasan bahwa yang disalurkan baru untuk tiga bulan sedangkan sebulan lagi belum, jadi saya sangat heran,” terangnya.

Ditambahkannya, seharusnya pihak Kecamatan Arse memberikan semua apa yang sudah mejadi hak seseorang, mengingat sekarang dirinya bukan lagi bertugas sebagai pengelola Perpustakaan di Kecamatan Arse.

“Seharusnya hak saya diberikan sepenuhnya, karena sekarang saya tak bertugas di sana lagi, tapi ini malah saya seperti dipermainkan saja,” ucapnya.

Mengetahui permasalahan tersebut, aktivis LSM LIRa Kecamatan Arse, Amin Pane kepada METRO Jumat (18/12), mengungkapkan, sudah menerima laporan dari yang bersangkutan yang merupakan mantan pengelola perpustakaan Kecamatan Arse, dan selaku LSM sangat berharap agar pemerintah menyalurkan apa yang sudah menjadi hak dari seseorang untuk menjaga kekondusifan di wilayah Arse.

Baca Juga :  Antispasi Lonjakan Harga - Bulog Palas Gelar Operasi Pasar Beras

“Kiranya apa yang menjadi hak seseorang jangan ditunda-tunda, berikan saja apalagi yang bersangkutan tidak lagi di posisi tersebut,” katanya.

Camat Kecamatan Arse, Yohanes AP, ketika dimintai ketarangan melalui pesan singkat mengatakan, menurut keterangan dari bendahara Kecamatan Arse sudah membayarkan semuanya. “Setelah saya tanya bendahara, katanya sudah dibayar semua,” pungkasnya. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*