Inti Kota Gunung Tua terendam Banjir

Paluta, Hujan mengguyur Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), mengakibatkan jalan protokol di kota itu terendam banjir, Rabu (2/7).

Kondisi itu melumpuhkan aktivitas pasar parbukoan (pasar ramadan) di sekitarSimpang Empat, karena badan jalan terendam air hingga sulit dilalui.

Pantauan wartawan, hanya beberapa kendaraan ukuran besar dan tinggi yang bisa melalui banjir. Sementara pengendara motor harus ekstra hati-hati karena banyak lobang yang bisa berakibat kendaraan terendam banjir. Kondisi itu diperparah dengan buruknya drainase yang tak mampu menampung limpahan air hujan.

“Hujan sebentar saja, Pusat Pasar Gunung Tua sudah banjir. Bagaimana jika satu harian. Seharusnya pihak terkait menangani kondisi seperti ini,” ujar Andi Harahap (27) salah seorang pengendara yang melintas, di simpang empat Gunung Tua.

Andi menyebutkan, tidak hanya pusat kota terendam banjir, jalan di depan Bank Sumut Gunung Tua dan SPBU lingkungan satu juga terendam banjir. Dengan kondisi yang demikian sudah seharusnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) cepat tanggap, dengan melakukan berbagai terobosan untuk menanggulanginya.

Andi juga Wakil Ketua FPP Paluta ini mendesak, instansi terkait yakni Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Kebakaran (Damkar), Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi segera menata Pasar Gunung Tua agar tidak kumuh.

Karena akhir-akhir ini di sekitar pusat pasar Gunung Tua seperti los penjual daging dan ikan mulai muncul bau yang tidak sedap, apalagi di sepanjang jalan menuju Masjid Raya Al-Hilal Gunung Tua, menumpuk sampah di sejumlah tempat. (ong)/(Analisa).

Baca Juga :  Ribuan Anak di Padangsidimpuan Diimunisasi
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*