IPK Bantu Korban Banjir Ranto Baek

Banjir bandang yang melanda empat desa di Kecamatan Ranto Beak, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara mendapat bantuan 25 ton kayu dari pemilik izin pengelola kayu (IKP) untuk membangun rumah warga yang rusak akibat diterpa banjir, baru-baru ini.

“IPK telah menunjukkan kepedulian dan rasa sosialnya terhadap warga dengan memberi bantuan bahan material kayu, yang diserahkan Anton selaku pemilik kepada camat dan muspika, untuk memperbaiki pemukiman warga yang rusak,” kata ketua fraksi Demokrat DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti, tadi pagi.

Ali mengatakan, keterpangggilan pengusaha IPK itu, sangat diucapkan terima kasih oleh warga sekitarnya. Sebab, jika dirupiahkan, harga kayu itu mencapai Rp4 juta. Selain itu, Anton juga membuka jalan antara Desa Aek Nabara menuju Padang Silojongan sepanjang 4 Km yang kondisinya tidak bisa dilewati kenderaan, karena tertimpa longsor.

“Setelah dilakukan perbaikan dengan memakai alat berat, arus trasportasi sudah lancar. Ekonomi masyarakat kembali normal. Kayu-kayu yang diserahkan kepada camat dan muspika, langsung diserahkan kepada warga yang bermukim  di Desa Muara Bangko, Simpang Talap, Huta Raja, dan Huta Baringin,” sebut Ali.

Ali berharap kepada pengusaha selain IPK agar mampu memberikan partisipasinya untuk membantu masyarakat yang terkena musibah akibat banji bandang. Sehingga pemukiman  warga secepatnya terbenahi. “Jadi pemerintah maupun instansi terkait harus juga memikirkan pembangunan di empat desa tersebut. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Sengketa Pilkada Madina - Penerima Voucher dari Calon 'Nyanyi' di MK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*