Ironis, Gulat Dicoret dari Olimpiade

Gulat, ilustrasi

LAUSANNE, KOMPAS.com — Gulat yang merupakan salah satu cabang olahraga tertua tidak akan dipertandingkan di Olimpiade 2020 mendatang.

Keputusan menggusur gulat ini diambil dalam pertemuan 15 anggota dewan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss, Selasa (12/2).

“Mengejutkan sekali. Gulat sama sekali tidak mendapat perhatian,” kata sumber IOC.  “Selisih sangat tipis antara gulat dan pancalomba modern. Masalahnya, ketika pancalomba atau pentathlon dan taekwondo melakukan lobi, gulat yang merasa aman tidak melakukan apa pun.”

Gulat masih akan dipertandingkan di Olimpiade Rio De Janeiro pada 2016. Hilangnya gulat menambah jumlah hilangnya olahraga yang dilangsungkan di olimpiade masa awal di era olimpiade modern saat ini.

Gulat mulai diperlombakan pada 708 SM dan terus tampil di olimpiade kecuali pada 1900. Olahraga ini terbagi dalam dua jenis, yakni gaya bebas dan Greco-Roman.

Meksi kecil, gulat masih punya kesempatan bertahan dalam pemilihan semua anggota IOC yang dilakukan di Buenos Aires, September mendatang.

Olahraga yang mengajukan diri untuk ikut olimpiade adalah skuas dan sepatu roda (keduanya gagal), sofbol dan bisbol, karate, wushu, serta panjat tebing.

Tiga kota yang menjadi calon kota penyelanggara adalah Tokyo, Istanbul, dan Madrid.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Komisioner KPU Palas Kecewa Penanganan Kasus Pengerusakan Kotak Suara

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*