Istri Bupati Tapsel Bantah Mencalon

SIDIMPUAN- Nyonya Bupati Tapanuli Selatan Hj Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu disebut-sebut akan mencalon sebagai Wali Kota Padangsidimpuan. Selain istri orang nomor satu di Tapsel ini, adik kandung Syahrul Pasaribu, Hj Lisliwati Pasaribu juga dikabarkan akan ikut bersaing me rebut kursi 1 Psp.

Namun, isu tersebut langsung dibantah Keluarga besar Yayasan Haji Hasan Pinayungan (YHHP). “Kalau ada isu adik kami, Hj Lisliwati Pasaribu atau nyonya Bupati Tapsel, Hj Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu masuk bursa calon di pemilukada Psp, itu tidak benar,” tegas Wakil Ketua Pembina YHHPP, H Panusunan Pasaribu, kepada METRO, belum lama ini.

Menurut mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) ini, bisa saja isu tersebut mencuat karena harapan ataupun hal lainnya.  “Tapi keluarga YHHP tidak berniat dan tidak mempunyai program untuk mendorong anggota keluarga YHHP mencalon di pemilukada,” ucap H Panusunan. Dijelaskannya, YHHP fokus untuk turut menyukseskan pembangunan di Kabupaten Tapsel dan Kota Psp. “Sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan sesuai juga dengan motto dan visi yayasan, fasthabiqul khairat,” ungkap Panusunan.

Untuk diketahui, YHHPP merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan. Yayasan ini didirikan beberapa tahun lalu oleh putra-putri almarhum Haji Hasan Pinayungan Pasaribu, yaitu Prof DR H Bomer Pasaibu sebagai Ketua Pembina, H Panusunan Pasaribu dan H Ibrahim Pasaribu selakui Wakil Ketua Pembina, H Syahrul M Pasaribu sebagai Sekretaris, Hj Lisliwati Pasaribu dan Gus Irawan Pasaribu sebagai Wakil Sekretaris dan Jon Sujani Pasaribu sebagai Bendahara. (neo)

Baca Juga :  Polisi Berhasil Tangkap Pembantai Pasutri di Madina

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Sepanjang memenuhi syarat boleh2 saja kan, asal jangan sampai terkesan dipaksakan saja, maka tidak baik itu nanti, yang penting kan yang menentukan rakyat…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*