Isu Investigasi Densus 88 Gara-gara Media Massa Australia Salah Kutip

Australia sudah memberikan klarifikasi resmi isu bahwa akan melakukan investigasi Densus 88 atas tuduhan penganiayaan terhadap kelompok separatis di Maluku. Isu itu muncul gara-gara media massa di Australia salah kutip

“Mereka menjelaskan ada salah kutip dari media Australia, dan mereka sudah klarifikasi ke media nasional kita,” kata Jubir Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah dalam Press Briefing di kantor Kemenlu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (17/9/2010).

Di dalam klarifikasinya tersebut, Faiz menjelaskan bahwa Pemerintah Australia menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi terhadap Densus 88 Polri. “Itu juga sudah disikapi oleh kepolisian kita,” sambung dia.

“Kalau pun ada investigasi oleh kepolisian kita,itu tidak melibatkan pihak asing sekalipun. Mereka ada kontribusi terhadap pelatihan tapi itu tidak memberikan hak dan kewenangan dalam negeri kita,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Detasemen Khusus 88 menerima dana jutaan dollar AS setiap tahun dari Australia untuk memerangi ekstremisme di Indonesia. Pemerintah Australia memerintahkan pejabatnya untuk melakukan investigasi dugaan penyiksaan oleh Densus 88 kepada tahanan politik anggota kelompok separatis di Maluku.

Sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/09/17/132552/1442351/10/isu-investigasi-densus-88-gara-gara-media-massa-australia-salah-kutip

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*