Jaksa Cirus Sinaga resmi dipecat

Jakarta (ANTARA News) – Kejaksaan Agung resmi memberhentikan secara tetap terhadap jaksa non-aktif, Cirus Sinaga, setelah menerima salinan putusan kasasi Mahkamah Agung yang tetap menghukumnya lima tahun penjara.
“Yang bersangkutan mulai Jumat (7/9), telah diberhentikan secara tetap sebagai pegawai negeri,” kata Wakil Jaksa Agung, Darmono, di Jakarta, Jumat.

Darmono menjelaskan bahwa dasar pemberhentian secara tetap karena putusan terhadap Cirus Sinaga sudah inkrah atau sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

Cirus sendiri sebelumnya diberhentikan sementara selama menjalani persidangan baik dari tingkat pertama, banding hingga keluar putusan secara tetap itu.

Sebelumnya lambannya penjatuhan sanksi terhadap Cirus Sinaga sempat dikritisi oleh penggiat anti korupsi.

Majelis hakim menyatakan Cirus terbukti merekayasa pasal untuk Gayus Tambunan dengan sengaja memasukkan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Cirus dengan hukuman penjara lima tahun ditambah denda Rp150 juta karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan merintangi secara tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan perkara korupsi Gayus H Tambunan di pengadilan.

Berdasarkan fakta persidangan, Cirus selaku jaksa peneliti perkara Gayus H Tambunan terbukti menghilangkan pasal korupsi dan mengarahkan perkara Gayus ke pidana umum penggelapan uang.

Atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta ini, Cirus mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Namun Pengadilan Tinggi DKI Jakarta justru menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta yang menyatakan jaksa non-aktif Cirus Sinaga bersalah.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  YLKI Minta Telkomsel Cabut Layanan SMS Premium

2 Komentar

  1. mampuslah kau cyrus sinaga,, kau pikir allah tidak murka dg segala kelakuanmu.
    sekarang kau petiklah apa yg sudah kau tanam selama ini..

  2. Masih jauh lebih rendah dari yang anda tuntut seumur hidup kepada Pak Antasari Azhar yang terhormat (dibuat bersalah)…sannari taon ma disi, dijahati ho do antong halak na burju kedan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*