Jalan Batangtoru-Natal Akan Diaspal 2017

TAPSEL – Berbagai upaya terus dilakukan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pujo Nugroho ST untuk mensukseskan Jalan Mantap 2018 sebesar 95 persen.

Salah satunya juga jalur jalan nasional Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hingga Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang jalurnya disepanjang pesisir pantai barat Sumut.

“Sejak tahun 2013 dengan usaha Gubsu, bantuan APBN untuk pembangunan jalan itu terus mengucur dengan sistem multi years,” ujar Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Provinsi Sumut, Armand Effendi Pohan usai meninjau rencana lokasi pembangunan jalan dan jembatan Tahun Anggaran (TA) 2014 di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) didampingi Kepala UPT Bina Marga Padangsidimpuan, Ir Martua Parinduri, Kasi Pembangunan, Syawal, serta Sekretaris Dinas PUD Kabupaten Tapsel, Demson Batubara, Selasa (13/5) lalu.

Dijelaskan, mulai tahun 2013, 2014 sampai Maret 2015, alokasi dana multi years pembangunan jalan itu sekitar Rp200-an miliar dengan panjang sekitar 43 kilometer.

“Direncanakan tahun 2015 hingga tahun 2016, secara multi years lagi akan dikucurkan dana lanjutan pembangunan jalan itu sekitar Rp200-an miliar lagi, dengan target tahun 2017 jalur jalan Batangtoru melalui pantai barat hingga ke Natal bisa tembus dan mulus dalam arti sudah aspal,” terang Kadis.

Untuk diketahui, pada tahun 2013, di jalur jalan tersebut juga telah dibangun beberapa jembatan di pinggiran Danau Siais, bahkan diantara jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 125 meter yang berada di atas air danau, sehingga menjadikannya, sebagai jembatan layang pertama di wilayah Tabagsel).

Baca Juga :  Markus Palsu di TVOne - Polisi Tunggu Dewan Pers untuk Sita Naskah Andris

Selain bentuk persiapan penuntasan pembangunan jalur jalan nasional Batangtoru-Natal, keberadaan jembatan layang tersebut, juga diyakini menjadi daya tarik wisata Danau Siais. (ran) (Metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*