Jalan by pass Sidimpuan banyak kubangan

www.waspada.co.id

Hilir mudik angkutan kota di beberapa ruas jalan menuju Terminal Palopat Pijorkoling, selain angkutan kota yang melintasi By Pass tersebut, truk dan bus antar kota lewat di sana, sebab peraturan Pemerintah Kota Padangsidimpuan sudah membuat aturan bus dan truk tidak boleh masuk ke kota, kecuali arah Kota Sibolga.

Jika kita lihat rambu atau tanda verboden (larangan) di persimpangan Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution yang dulunya Jalan By Pass, dengan perkembangan yang begitu cepat, seperti di sektor perdagangan , pendidikan dan pertanian, begitu juga di sektor angkutan, seperti perusahaan ekspedisi, pastinya angkutan truk semakin meningkat di daerah itu.

Biasanya hasil atau komoditas hasil bumi di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) seperti kelapa sawit, karet, gula aren, kulit manis dan sebagainya, dibawa ke luar daerah, seperti ke Medan, Pematangsiantar dan Tebingtinggi. Komoditas tersebut biasanya diangkut truk.

Begitu melimpah ruah hasil dari daerah itu, namun ironis sekali apabila kita melewati ruas jalan tersebut. Banyak kubangan menganga, mulai dari persimpangan arah Batunadua menuju Terminal Palopat Pijorkoling, dan diperkirakan kerusakan jalan tersebut sepanjang 1 km.

Kalangan sopir truk saat ditemui Waspada di jalan tersebut menyampaikan keluhannya.

Sopir jurusan Medan – Padang Pak Agus menuturkan, kalau semakin parah kerusakan ruas jalan ini, mereka bisa tidak sampai ke tujuan ke Kota Padang.

Baca Juga :  Kasus Rp13,8 M Rahudman Ditelusuri

Hal itu juga dikemukakan Kandar Simatupang. Menurutnya, saat ini harga ban mobil/kendaraan mahal. Jika mobil terjebak di ruas jalan ini, maka ban  mobil bisa rusak padahal pendapatan sopir hanya menutupi kelangsungan hidup sehari-hari.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*