Jalan di Sidangar-dangar Diaspal

SIPIROK-METRO; Warga yang tinggal di Desa Sidangar-dangar, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan menyambut baik program pemerintah setempat. Pasalnya, jalan sepanjang 400 meter di desa tersebut mulai dibangun menjadi jalan beraspal.

Husni Alamsyah (31) mengaku, sangat senang dengan adanya pembangunan jalan menuju desanya mengingat kondisi jalan menuju desa yang hanya sepanjang sekitar 400 meter tidak pernah mendapatkan perhatian selama ini.

“Jalan ke sini (Desa Sidangar-dangar, red) hanya 400 meter dari Pesantren KH Ahmad Dahlan Sipirok, namun baru kali ini mendapat perhatian, selama ini pembangunannya terasa diabaikan, namun kali ini kami merasa pemerintah mulai mendengar harapan kami,” tuturnya kepada METRO, Senin (19/10).

Dikatakannya, kendatipun desa tersebut hanya memiliki penduduk dengan jumlah sekitar 24 jiwa namun mengingat jaraknya yang cukup pendek, pantas ke desa mereka pembangunan jalan di laksanakan.
Selasa, 20 Oktober 2009 (www.metrosiantar.com)

“Desa kami merupakan desa lama, jika jalan dibangun tentu yang beruntung bukan kami saja tetapi warga luar desa juga merasakan. Karena, banyak kebun dan sawah mereka di wilayah desa kami, tentunya dengan adanya upaya pembangunan kali ini kami sangat bersyukur,” katanya.
Pantauan METRO Senin (19/10), di ruas jalan menuju desa tersebut beberapa bahan material sudah tersedia mulai dari aspal, batu belah dan koral dan terlihat kendatipun aktivitas kerja belum nampak, namun harapan warga terhadap pembangunan jalan tersebut sangat antusias, mengingat selama ini jalan ke desa berupa jalan tanah yang mana baru beberapa tahun ditingkatkan dengan telport, dan kali ini akan dilapen.

Baca Juga :  Indikasi Pelanggaran Kuat Tapi Panitia Tender Pengadaan Alat Peraga Dispen Tapsel tetap Mengelak

“Mudah-mudahan lapennya secara keseluruhan dan pengerjaannya baik agar tahan lama,” harap warga yang bermarga Siregar. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*