Jalan Keliling Pasar Baru Panyabungan Becek dan Berlubang

Kondisi jalan keliling di Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal khususnya di pasar belakang becek dan berlubang.

MADINA-Jalan keliling di Pasar Baru Panyabungan kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya di pasar belakang butuh perbaikan. Sebab jalannya sudah dipenuhi lubang dan setiap hari becek, sehingga pengunjung pasar baru harus siap-siap berlumpur bila melewati pasar belakang. Amatan METRO, Senin (30/4) jalan keliling di pasar baru Panyabungan sebagian sudah rusak, terutama yang ada di pasar belakang, khusus jualan sembako. Terlihat jalan yang dulunya aspal itu sudah dipenuhi lubang dan genangan air serta lumpur. Akibatnya para pengunjung dan pembeli merasa risih untuk melewati pasar belakang.

Rudi (43), salah seorang pembeli kepada METRO mengatakan, pemerintah sudah selayaknya memperbaiki jalan keliling yang rusak itu, karena pembeli yang ramai ada di pasar belakang sebagai pajak sembako, dan selama ini pengunjung harus rela berlumpur ketika belanja sembako di pasar Panyabungan.

“Jalan ini sudah selayaknya diperbaiki, karena baik hujan maupun panas, kondisinya selalu berlumpur akibat genangan air dan aspal yang rusak. Terpaksalah siapapun yang ingin belanja sembako harus siap kena Lumpur,” ungkapnya.

Senada disampaikan Hamidah, pedagang sayur di pasar belakang. Dia mengatakan kondisi jalan keliling yang rusak ini sudah lebih setahun dan belum pernah diperbaiki. Sementara pusat keramaian pengunjung setiap hari berada di pasar belakang, karena menyangkut kebutuhan rumah tangga, sedangkan di bagian depan pasar baru yang ada hanya kios dan toko pakaian.

Baca Juga :  Hak Konstitusi Warga Batang Toru Atas Lingkungan Yang Sehat Dikorbankan Demi Tambang Emas

“Kami juga merasa kondisi jalan berlumpur dan rusak ini berpengaruh atas penjualan kami, karena pembeli takut kena lumpur akibatnya mereka selalu mencari dagangan yang tak dekat ke pinggir jalan keliling ini,” sebutnya.

Kondisi ini akan diperparah ketika musim hujan. Bahkan apabila di musim hujan lubang pada badan jalan keliling ini sangat meresahkan mereka (pedagang), karena kenderaan roda dua dan tiga yang lewat selalu menyemburkan genangan air ke barang dagangan mereka.

“Kalau musim hujan yang susah, sudah pelanggan malas ke tempat kita, bahkan genangan air di jalan itu sampai ke barang dagangan kami. Makanya kami berharap agar pemerintah memperbaiki jalan keliling ini agar lebih nyaman untuk berjualan,” ujarnya.

Kepala Disperindag, Koperasi dan Pasar, melalui Kabid Pasar Ir Mangatastua Nasution mengatakan, untuk tahun ini belum ada anggaran ditampung di APBD Madina untuk perbaikan dan pembangunan, baik jalan keliling maupun ruko atau kios di pasar baru Panyabungan.

Namun disebutkan Mangatas, pihaknya akan mengupayakan anggaran untuk perbaikan jalan dan renovasi bangunan kios dan ruko.
“Kita akan upayakan untuk memperbaikinya. Tetapi kami juga mengimbau kepada seluruh pedagang agar melunasi tunggakan dulu. Jangan terus berharap perbaikan dan pembangunan, sementara tunggakan tidak dibayar. Artinya sama-sama berupayalah untuk kita juga,” harapnya.(wan)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Tapsel Meresmikan Dua SDN di Kecamatan Angkola Sangkunur

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*