Jalan Lancat Jae Nyaris Putus

SIPIROK- Jalan menuju lahan pertanian warga di Lingkungan Lancat Jae, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) nyaris putus akibat diterjang hujan deras sebulan terakhir. Masyarakat sangat khawatir jalan tersebut akan semakin parah jika tidak segera ditangani.

Pantauan METRO Rabu (11/5), dek penahan jalan setinggi sekitar 4 meter amblas sekitar 10 meter. Akibatnya badan jalan yang seharusnya selebar 3 meter kini hanya tersisa 1,5 meter dan sangat sulit untuk dilalui kendaraan roda empat.
Kondisi ini diakui sangat menyulitkan warga untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan.

Pantauan METRO, sekitar 2 km dari jalan rusak, tampak kebun karet, kopi, coklat serta hamparan persawahan. “Fungsi jalan ini bagi kami sangat vital karena banyak lahan pertanian,” ucap Imanuddin Hasibuan (46), salah seorang warga. Iman mengatakan, jembatan tersebut abjlok sekitar sebulan lalu yang diakibatkan hujan deras dan tersumbatnya aliran air di hulu parit sehingga air mengalir di badan jalan dan menjebol dek (tembok) penahan jalan. Hal serupa disampaikan warga lainnya. Katanya, tembok tersebut dibangun sekitar 10 tahun lalu, dan pembangunan jalan sekitar 5 tahun lalu.

Mereka mengharapkan, penanganan segera sangat dibutuhkan. Karena jika dibiarkan begitu saja, maka kondisinya akan semakin parah, bahkan bisa sampai atau putus total. “Jika begitu, dipastikan hasil pertanian masyarakat akan sulit diangkut dan akhirnya membutuhkan dana tambahan dan akan membuat semakin menurunnya harga jual bahan petani di pasaran. (ran/ara)

Baca Juga :  9.356 Pelanggan PLN Kab. Mandailing Natal Terancam Diputus

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*