Jalan Lintas antara Padangsidimpuan – Sibolga – Tarutung Sangat memprihatinkan

Oleh: Feber Sormin

Baru-baru ini keadaan transportasi di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan serta Tapanuli Utara kembali seperti tidak diketahui oleh Pejabat Pemda baik Tingkat II, Tingkat I maupun Tingkat Pusat, apalagi Departemen Perhubungan ataupun Departemen PU. Seakan-akan tidak ada yang melihat dan merasakan betapa Jalan Raya sebagai Jalan Lintas trasnportasi masyarakat bahkan transportasi pejabat itu sendiri mulai dari kota padangsidimpuan – Batangtoru – Kota Sibolga – Adian Koting hingga Kota Tarutung. Lebar Jalan yang sudah kecil semakin menambah kesulitan tersendiri dan masalah baru selama ini jika melewati jalan lintas di daerah ini. Tuding tudingan yang mungkin sering terjadi antara Pemda dan departemen tentang siapa yang harus bertanggung jawab terhadap pelebaran, perbaikan jalan ini sering lempar melempar. Kadang-kadang alasan Jalan Negara, Jalan Propinsi, Jalan Kabupaten atau jalan apapun itu namanya menjadi celah menghindari untuk menutupi kelemahan-kelemahan pejabat setempat atau pejabat yang terkait. Masyarakat yang melewati atau masyarakat yang menggunakan jalan lintas ini seakan-akan tutup mata dan tidak tau dijalan-jalan yang vital bagi masyarakat terdapat lobang sana lobang sini, kubangan sana kubangan sini.

Saat-saat masa pesta tahun politik sekarang ini juga, seakan-akan tidak ada yang mau tau atau seakan-akan semua pejabat terkait buta melihat bagaimana penderitaan supir kendaraan melewati lobang demi lobang setiap jalan yang dilewati. Perjalanan yang mestinya 2 jam bisa menjadi 3 jam, perjalanan yang mestinya 1 jam bisa menjadi 2 jam karena kecepatan kendaraan hanya bisa rata-rata 20 s/d 40 KM per jam. Apalagi kendaraan besar semakin menambah penderitaan para supir dan pemilik betapa melewati jalan ini menjadi perjalanan yang paling melelahkan dan menderita untuk mendukung perekonomian ke 3 kota ini. Masyarakat yang sudah memaklumi kalau ada pesta politik akan sering muncul masalah-masalah seperti Jalan rusak, pupuk hilang, pengairan irigasi yang tak kunjung lebih baik jika dibandingkan dengan jaman Orde Baru dulu kesulitan disana kemari memperkuat mengapa ke 3 kota atau 3 daerah ini menjadi salah satu kota tertinggal diantara kota-kota lainnya dari sisi transportasi dan pembangunan. Semua para Pejabat dan para Calon Legislatif atau para Anggota DPR D baik tingkat I maupun Tingkat II boleh mengatakan kami peduli, kami akan perhatikan, kami akan bicarakan dan kami akan tindak lanjuti, tetapi apakah terimplementasi dalam realisasi lapangan? bahkan pihak terkait sendiri yang bertanggung jawab terhadap kelancaran jalan inipun seakan-akan hanya bisa menjawab “sudah kami laporkan dan sudah kami sampaikan anggarannya, dan alasan lainnya”. Komplikasi antar kepentingan diantara pihak-pihak pejabat terkait, perwakilan rakyat, tokoh masyarakat, pejabat yang berjenjang membuat semakin rumit dan sulit difahami masyarakat Tapanuli secara keseluruhan, mengapa susah atau sulit jalan yang menjadi sarana transportasi paling vital tidka segera diperbaiki dan diperlebar. Hilangnya kepedulian msayarakat untuk bergotongroyong memperbaiki dan menjadi jalan ini jika ditelusuri dari dulu sudah menjadi sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan para pejabat negara ini, karena menghilangkan gotongroyong maka akan muncul namanya proyek jalan sana projek jalan sini. Karena Jiwa Gotong royong yang dulu dibangun jaman Soekarno seakan-akan menjadi hambatan bagi untuk mencari uang bagi kepentingan pribadi khususnya sumber uang dari kata Proyek Pemda, Proyek Jalan,Proyek sana kemari. Masyarakat menyadari hilangnya gotong royong untuk perbaiki jalan ini menjadi pengalihan tanggung jawab dari masyarakat kepejabat negara. Sehingga sangat wajar masyarakat meminta pejabatnya memperbaiki sarana yang bagi mereka sangat penting dan vital untuk mendukung kehidupan sehari-hari mereka.

Baca Juga :  Tiga Pimpinan DPRD Paluta Diadukan Anggota DPRD ke Badan Kehormatan Dewan dan Gubsu

Para Pejabat yang terkait sebaiknya bangunlah, bukalah matamu, bukalah mata hatimu, rasakan penderitaan rakyat, rasakan penderitaan penumpang, penderitaan para supir yang bertahan hidup melewati jalan raya lobang demi lobang, kubangan demi kubangan diantara Lebar jalan yang semakin sempit bia diperbaiki. Setiap perbaikan rasanya jalan bukan bertambah lebar tapi setiap diperbaiki seakan hilang berkurang 3-10 cm dari setiap sisi kiri dan kanan. Pemerintahan Pusat yang jauh dari daerah ini seakan mudah disembunyikan para pejabat terhadap Publikasi media dan Pemerintahan pusat bahwa Jalan di Trasnportasi antara kota Padangsidimpuan – Batangtoru – kota Sibolga – Adiankoting – Kota Tarutung sangat memerlukan perhatian semua pejabat bahkan pihak Penegak Hukum yang memberantas korupsi di negara ini perlu atau sudah saatnya perlu melirik sana kemari guna membantu masyarakat mencari jawaban mengapa Jalan Raya Lintas ini mudah rusak, semakin sempit dan sulit diperbaiki dan pejabatnya tidak tanggap terhadap lobang disana lobang disini disetiap jalan yang dilewati. Bagi Bupati-bupati  baik di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara yang katanya berjiwa Hukum dan berjiwa menyatu dengan masyarakat dan peduli akan pembangunan, bukalah mata kata hatimu, disposisikan dirimu, rasakan apa yang kamu rasakan jika melewati jalan ini dengan mobil mewah yang dimiliki ataupun mobil mewah pejabat yang kamu tumpangi. Begitu juga para media, bersatulah, publikasikan terus jangan hanya ditingkat daerah, tapi tingkat nasional agar hal ini segera terdengar keapada pendengar yang jauh yang dapat segera menindak lanjuti untuk memperbaiki jalan ini. kembali buat Pejabat pengambil keputusan…..Ingat…., masyarakat akan menghakimi sewaktu-waktu baik dengan berbagai cara seperti pengerahan masa maupun seperti pada waktu  saat pesta demokrasi di daerah-daerah anda. Bantulah masyarakat, dukunglah masyarakat khususnya dalam mendukung melancarkan sarana trasnportsi baik Jalan negara atau Jalan Propinsi yang ada, Jalan Kubupaten, Jalan Kecamatan hingga Jalan antar Desa demi desa diberbagai wilayah di Tapanuli.

Baca Juga :  Harga Getah Turun Lagi

Horas (fs)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*