Jalan Menuju Pemandian Aek Milas Layak Diaspal

159455124eb645ead0ec41363016321e58c3c8ab Jalan Menuju Pemandian Aek Milas Layak Diaspal
TAK BERASPAL-Kondisi jalan menuju aek milas Paran Dolok dari persimpangan jalan menuju SMKN 1, SMAN 2 Plus Sipirok yang butuh pengaspalan.

SIPIROK-Jalan menuju pemandian Aek Milas Paran Dolok yang berbatasan dengan Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel sudah sangat layak mendapat pembangunan  pada tahun 2012 ini. Pasalnya kebaradaan jalan sudah kurang layak dilewati. Saat ini, kondisi jalan sepanjang 100 meter masih berupa jalan timbunan sirtu (campuran pasir, tanah dan batu). Dikala hujan akan berlumpur, sedangkan ketika musim kemarau akan berdebu. Di samping mengganggu kenyamanan warga yang hendak mandi, juga mengurangi kebersihan lokasi pemandian. Akibatnya, warga setempat tampak kesulitan membersihkannya.
Padahal, panjang jalan hanya sekitar 100 meter dari persimpangan jalan menuju SMKN 1 dan SMAN 2 Plus Sipirok. Namun, fungsinya sangat vital bagi kenyamanan warga yang datang dari berbagai penjuru menuju pemandian aek milas alami tersebut.

Hj Nurlela Hutasuhut  atau Ompu Desi (64) warga Desa Padang Bujur kepada METRO Rabu (11/4) mengatakan, sebagai warga sangat berharap jalan tersebut diaspal, agar suasana pemandian menjadi bersih dan warga yang datang dari berbagai penjuru merasa nyaman. “Panjangnya hanya sekitar 100 meter, dari pemkab sudah beberapa kali melakukan peninjauan dan mengukur, namun pembangunannya tak kunjung ada,” ucapnya. Dikatakan, jika hujan datang kondisi jalan tidak saja menjadi berlumpur tetapi juga terkikis air sisa hujan. Dan untuk mengantisipasi kondisi mengikisnya badan jalan secara swadaya Ompu Desi yang juga memiliki kedai kopi di dekat pemandian mengupayakan penimbunan 3 kali dalam 2 tahun.

Baca Juga :  Kabupaten Padang Lawas Utara Terkorup Keempat di Sumut

”Sebanyak 3 kali dalam 2 tahun secara rutin harus ditimbun sekitar  3-4 truk sirtu, kalau tidak, kendaraan tak bisa masuk. Kiranya pemerintah  memperhatikan pengaspalan jalan ini,” harapnya. Menurut keterangannya, jalan tersebut terakhir mendapat pembangunan sekitar 1980-an. Namun akibat kurangnya perawatan dan perhatian kondisinya semakin rusak. “Terakhir pada 1980 an, jalan tersebut dibatui saja (telport). Saya yakin kalau pemerintah tak turun tangan, apapun upaya pembangunan akan sulit diwujudkan,” ujarnya.

Amatan METRO lokasi pemandian aek milas yang ada di wilayah Desa Paran Dolok tersebut selalu ramai dikunjungi warga dari luar daerah terutama pada hari Libur. Namun, kondisi jalan sekitar 100 meter dari persimpangan Jalan menuju SMKN 1, dan SMAN 2 Plus Sipirok di Desa Padang Bujur, masih berupa jalan tanah dan sama halnya dengan areal parkir yang ada. Tentunya melalui sentuhan pemerintah dalam mengalokasikan pengaspalan jalan tersebut tentu kedepan warga yang berkunjung akan merasa nyaman dan peluang peningkatan ekonomi warga setempatt dan juga menjadi sumber PAD melalui perparkiran dan retribusi lainnnya. (ran/mer)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. Assalamualaikum.apa kabar Paran Dolok,tolong siapa pun anda yang merasa Keturunan dari Paran Dolok,lihat-baca dan action lah,kampung mu menunggu,jangan mengurusi kampung orang saja,kampungmu tak ada yang mengurus

  2. Nama saya Rabiul Awal siregar besar didesa padang bujur kec sipirok .rumah saya adalah anak keenamdari enam bersaudara.Hj Nurlena Hutasuhut ( oppung desi cucu pertama nya ) adalah Ibu saya dan saya bertempat tinggal di kalimantan timur balikpapan BORNEO.malaui dari saya kecil sampai saya punya anak memang jalan panjang 100 m mengarah pemandian hanya dirawt oleh ayah saya sebelum mininggal.jadi memeang besar harapan agar para petinggi (pejabat )memperhatikan jalan tersebut jangan hanya memikirkan kantong sendiri,seharusnya seprti pepatah pajak lah .dari rakyat untuk rakyat,bukan dari rakyat untuk koruptor

  3. pu tolng jln ke pemandian aek milas itu.diaspal sebab itu bisa sbgi modal untuk masyarakat mencari nafkah dan memudahkan wisatawan berkunjung .dan pr pejabat camat sipirok tlng diperhatikan jln altileri lainnya .bgi mn sipirok mau maju kalau anda sebagai camat sipirok taunya ddk di kursi empuk.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*