Jalan Penghubung Desa Sijago-jago Segera Dikerjakan

Akan Diperbaiki Jalan penghubung Sijago-jago dengan Lopian yang kondisinya selama ini rusak parah, akan segera diperbaiki, karena proyek yang ditampung di APBD Tapteng 2016 itu sudah selesai ditenderkan dan saat ini sudah memasuki proses penandatangan kontrak kerja dengan pihak rekanan. (medanbisnis/putra hutagalung)


Akan Diperbaiki Jalan penghubung Sijago-jago dengan Lopian yang kondisinya selama ini rusak parah, akan segera diperbaiki, karena proyek yang ditampung di APBD Tapteng 2016 itu sudah selesai ditenderkan dan saat ini sudah memasuki proses penandatangan kontrak kerja dengan pihak rekanan. (medanbisnis/putra hutagalung)Pandan. Sekitar 2,5 kilometer jalan menuju Desa Sijago-jago yang seharusnya telah dikerjakan di bulan Juni lalu, hingga saat ini belum juga dikerjakan. Padahal Desas-desus tentang rencana perbaikan jalan itu oleh pemerintah amat dinantikan oleh warga Desa Sijago-jago dan Lopian.

Jika nantinya ruas jalan itu diperbaiki, arus lalu lintas dari ibu kota Kecamatan Badiri, yaitu Hutabalang menuju Desa Sijago-jago akan lancar. Apalagi, Sijago-jago dikenal sebagai penghasil ikan dan komoditas perkebunan, terutama kelapa sawit yang kini harganya sudah terus membaik.

Masyarakat awalnya sangat senang dan gembira mendengar bahwa di bulan Juni tahun ini jalan ke Desa Sijago-jago yang selama ini sudah kupak-kapik akhirnya akan dikerjakan. Mendengar itu, seorang pengusaha Khairul Pasaribu menyambut baik, sebab dengan diperbaikinya jalan ini maka arus perekonomian pedesaan dari dan menuju Sijago-jago dapat terbantu dan bahkan meningkat.

“Jika masih seperti ini kondisi jalannya, maka roda perekonomian akan tetap lesu dan bahkan menurun. Para pedagang enggan masuk ke desa, begitupun pembeli ikan, hanya karena masalah jalan saja yang rusak parah,” terang Khairul Pasaribu, warga Di jago-jago kepada MedanBisnis di salah satu warung, Kamis (8/9).

Baca Juga :  Pembuat, Penjual, Pengguna Mercon Diancam 10 Tahun Penjara

Harapan yang sama juga disampaikan seorang pemilik rumah makan di Desa Sijago-jago, T Panggabean. Dikatakannya, faktor yang paling utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di desanya adalah jalan. Jika jalan ke desa itu dibangun seperti jalan-jalan di daerah lain, maka seluruh sektor akan dapat bergerak dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Disebutkan, faktor jalan tersebut merupakan salah satu sarana yang paling dibutuhkan di Desa Sijago-jago ini. Di mana selain hasil perkebunan sebagai andalan masyarakat, masih banyak lagi usaha yang dimiliki masyarakat seperti nelayan, petani dan termasuk dirinya sebagai pemilik rumah makan.

“Akibat rusaknya jalan, sehingga drastis pengunjung yang selama ini berdatangan untuk makan, bahkan dari Pandan dan Sibolga, sekarang sudah berkurang sama sekali. Mereka selalu membuat alasan mengapa tidak lagi datang karena jalannya sangat rusak. Jadi jika pemerintah sungguh-sungguh ingin membangun jalan ini, kami mohon kiranya agar itu dapat diwujudkan sehingga kami masyarakat di Desa Sijago- jago ini perekonomiannya dapat meningkat,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tapteng Harmi Marpaung yang dikonfirmasi MedanBisnis melalui ponselnya terkait hal itu mengaku bahwa perbaikan jalan Sijago-jago saat ini sudah memasuki tahap penandatanganan kontrak pengerjaan dengan kontraktor. Dia berharap masyarakat setempat bisa bersabar sebentar, karena jalan itu sebentar lagi akan segera dikerjakan.

“Proyek perbaikannya sudah selesai tender, sekarang sudah dalam tahap penandatanganan kontrak, sebentar lagi akan segera dikerjakan. Saya harap masyarakat Sijago-jago bisa sedikit bersabar, karena tahun ini jalan itu dipastikan sudah mulus,” katanya. (putra hutagalung)

Baca Juga :  Tahun 2017, Ditargetkan 1 Juta Turis ke Danau Toba

/MedanBisnis –

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*