Jalan Provinsi di Arse Rusak Parah

Jalan provinsi di Sipirok-Sipagimbar tepatnya di Lumban Lobu kilometer (km) 12, Simpang Ujung Padang km 15, dan Aek Silo km 16, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kondisinya semakin parah, dan perlu perhatian serius dari pemerintah terutama dinas terkait. Rusaknya jalan itu, mengakibatkan masyarakat pengguna jalan di lokasi tersebut resah.

Pantauan METRO, Rabu (18/8), kondisi jalan di tiga titik itu sangat membutuhkan perhatian agar segera diperbaiki. Di Lumban Lobu misalnya, kondisi badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter kerap dialiri air terutama pada saat hujan. Di mana gorong-gorong yang seharusnya mengalirkan air dari sisi kanan menuju kiri jalan tidak berfungsi, dan mengakibatkan air mengalir dari badan jalan. Untuk melewatinya pengendara harus hati-hati karena kondisi permukaan badan jalan yang digenangi air tidak rata dan berlubang, yang sewaktu-waktu bisa mengakibatkan pengendara sepedamotor terjatuh.

Kondisi serupa juga tampak di Simpang Ujung Padang, di mana kondisi jalan yang menanjak itu sebagian besar aspalnya sudah terkelupas karena dikikis aliran air. Hal yang asama juga terjadi di Aek Silo, di mana kondisi jalan selalu digenangi air menyerupai kubangan kerbau.

Baginda (46), dan Suherman (60), pengguna jalan kepada METRO mengatakan, mereka harus ekstra hati-hati dan kesulitan jika melintas di tiga titik jalan itu. “Jika melewatinya kita harus pelan dan hati-hati, terutama pada malam hari,” kata mereka.

Baca Juga :  Panwaslu Paluta Gelar Perkara Pelanggaran Pemilu

Hal senada juga dikatakan Julkariya Marbun (34) warga yang berdomisili di sekitar Simpang Ujung Padang. Diutarakannya, kondisi kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung dalam belasan tahun, dan sudah sepantasnya mendapatkan perbaikan untuk menghindari kecelakaan bagi pengguna jalan. “Hampir setiap bulan selalu ada kendaraan yang terjungkal di sana, apalagi di musim hujan dan malam hari, jumlahnya akan bertambah,” ujarnya.

Melihat kondisi kerusakan jalan itu, sudah selayaknya mendapat perhatian dari pemerintah untuk diperbaiki. Pasalnya kegunaan jalan itu sangat vital bagi warga yang keluar dan masuk untuk mengangkut hasil bumi dan barang dagangan mulai dari warga di pelosok pedesaan Kecamatan Arse, SDH, dan Aek Bilah.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Jalan_Provinsi_di_Arse_Rusak_Parah

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. saya lewat jalan propinsi ini.. terakhir di akhir Desember 2009, jalannya cukup memprihatinkan. Padahal jalan ini cukup baik menjadi alternatif jalan selain jalan utama sekarang jika ada sedikit perhatian terharap jalan ini…. pasobar-sobar ma jo ipar da… boa baenon… soturun dope anggaran hea.haa..aa..

  2. sebagai putra asli daerah Arse dgn tak terhingga rasa kecewa pada pemerintah pada masalah jalan ini, menurut saya bukan masalah uang yang menghambat perbaikan ini, tp orang2 dan birokrasi di dalam yg sembrawut yg kurang mmperhatikan kpentingan umum. padahal jalan sangat berguna sbg sarana dan prasarana perekonomian masyarakat, terutama di kec Arse dan sekitarnya. mudah2 an pemerintah segera mencari solusi terbaik untuk masalah ini…kami menunggu itu. Demikian ..Horas..!!!!!!!!!!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*