Jalan Provinsi Mirip Kubangan Kerbau

Seorang pengendara melintas dari jalan provinsi di Desa Sibatu, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang dipenuhi lubang, Minggu (25/1).

TAPANULI SELATAN – Ruas jalan provinsi, tepatnya di Desa Sibatu, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) rusak berat dan kondisinya mirip kubangan kerbau.

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) hingga kini belum melakukan perbaikan. Pantauan KORAN SINDO MEDAN, hampir seluruh badan jalan dengan lebar enam meter tersebut rusak total. Panjang jalan yang rusak sekitar 100 meter. Para pengendara yang melintas harus berhati-hati karena kedalaman lubang mencapai 15 sentimeter.

Saat melintas, pengendara berupaya memanfaatkan sisa badan jalan yang masih bisa dilewati agar tidak terperosok ke jalan yang berlubang. “Kami harus berhati-hati melintas karena di badan jalan terdapat lubang yang besar dan dalam. Kalau tidak berhatihati, kami bisa jatuh,” kata Ikhwanas Nasution, 38, salah seorang pengendara sepeda motor ketika ditemui di kawasan jalan di Desa Sibatu, Minggu (25/1).

Dia mendesak Pemprov Sum Utara (Sumut) segera memperbaiki badan jalan di Desa Sibatu karena statusnya jalan provinsi. Kalau tetap dibiarkan, keselamatan para pengendara akan tetap terancam karena kondisi badan jalan bisa mengakibatkan kecelakaan.

Senada, warga lainnya, S Sitompul, 32, menuturkan, jalan itu sudah mengalami kerusakan parah hampir dua tahun tapi tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah. Tidak sedikit warga yang melintas mengalami kecelakaan saat melewatinya, terutama di malam hari. ”Kami berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki badan jalan itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Kondisi Jalan Sihoringkoring- Batunadua Rusak

Zia ul Haq Nasution/koran-sindo.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*