Jalan Riau-Sumatera Utara Banyak Rusak Parah

PEKANBARU – Jalur mudik dari Pekanbaru via Rokan Hulu (Rohul), Riau, menuju Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) banyak ditemukan jalan rusak. Kondisi jalan rusak itu lebih banyak di wilayah Sumut.

Masyarakat yang akan mudik dari Riau melalui jalur tengah menuju Padangsidimpuan hendaknya berhati-hati. Ini mengingat jalan di wilayah Sumut ukurannya lebih kecil dibanding badan jalan di Riau.

Dari pantauan belum lama ini, dalam perjalanan Riau ke Padangsidimpuan, didapati kondisi jalan paling rusak parah berada di wilayah Sumut. Jalur sepanjang 390 km ini kondisinya bergelombang dan keriting.

Jalan dengan kondisi buruk itu, antara lain terlihat di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Di jalur ini ada sekitar 30 km jalan keriting dan bergelombang. Selanjutnya, untuk Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hanya ditemui jalan yang dalam kondisi perbaikan. Jalan lintas provinsi di Rohul ini lumayan bagus dan lebar.

Ketika sudah melintas di Rohul yang menyambung ke Sumut, terjadi perbedaan badan jalan yang mencolok. Jalan di Kabupaten Padang Lawas, Sumut, selain ukurannya kecil juga banyak ditemukan kondisi yang rusak parah.

Di Padang Lawas ini, lebih dari 50 km jalan rusak yang tidak ada tanda-tanda akan ada perbaikan. Kondisi yang sama juga terus menyambung ke Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang tak jauh kondisi jalannya yang rusak.

Baca Juga :  Pedagang Asal Padangsidimpuan Dirampok di Bukittinggi

Jalan berstatus jalan negara itu, sudah lama tidak mendapat perawatan. Dari Gunung Tua ibukota Paluta menuju Kota Padangsidimpuan jarak tempuh sekitar 70 km kondisinya juga rusak parah.

Padahal, kawasan jalan ini membelah perbukitan yang terjal. Kanan kiri badan jalan tebing dan jurang yang lumayan jauh ke bawah. Namun justru di jalan negara ini paling banyak ditemukan kondisi aspal yang terkelupas dari badan jalan.

“Kondisi jalan yang rusak di wilayah Sumut, tidak mungkin diperbaiki menjelang Lebaran ini. Karena memang tidak ada tanda-tanda di sana ada proyek perbaikan jalan,” kata Marahaji Ritonga (45) warga Kabupaten Kampar, Riau yang belum lama ini melintas di jalan tersebut.

Disitat detik, dia juga mengingatkan jika ingin mudik, maka harus dihindari kendaraan pribadi yang melintas pada malam hari.

“Sebaiknya kalau mudik ke arah Padang Sidempuan sebaiknya hindari jalan malam untuk kendaraan pribadi. Karena sangat rawan karena jalan kecil dan banyak yang rusak parah. Apa lagi kalau hujan, maka jalan yang berlobang tidak kelihatan lagi,” kata Marahaji. (*)


halloriau.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*