Jalan SDH-Pangaribuan Terancam Putus

Jalan lintas antar kabupaten yang menghubungkan Simangambat, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan SDH, terancam putus. Ini disebabkan longsornya tanah yang berada di pinggir badan jalan.

Jalan lintas yang menghubungkan Simangambat dan Pangaribuan yang terterancam putus, Rabu (8/12).

Pantauan METRO, Rabu (8/12), di lokasi tersebut, longsoran tanah sudah berada di bibir badan jalan sepanjang 25 meter dengan kedalaman jurang sekitar 30 meter. Longsoran tanah itu persis di tikungan jalan, sehingga sangat membahayakan bagi pengendara yang melintasinya jika tidak hati-hati.

Untuk sekedar menutupi jurang dari pandangan sekaligus mengantisipasi kendaraan terjun ke jurang, warga sekitar membuat gundukan tanah yang tersusun di pinggir jalan. Warga setempat, Oloan (40), Lubis (25), dan Siregar (45), kepada METRO, Rabu (8/12) mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sekitar tiga bulan dan sudah sangat membahayakan dan membutuhkan penanganan cepat dari pihak terkait. Apalagi, jalur tersebut merupakan sarana tranportasi penting yang menghubungkan Kabupaten Tapsel dengan Taput.

“Jalur ini merupakan urat nadi transportasi umum dari SDH ke Taput dan selanjutnya menuju Medan. Bahkan, kendaraan dari SDH yang menuju Kota Medan lebih banyak melintas dari jalur ini,” kata warga. Diungkapkan mereka, hingga saat ini belum ada kendaraan yang masuk ke dalam jurang. “Namun hendaknya jurang itu ditutupi sebelum menelan korban,” saran warga. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Kapolres Tapsel AKBP Subandriya Ajak Pers Berantas Bantu Mafia Hukum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*