Jalan Simpang Sipiongot Paluta Berlubang dan Terancam Longsor

Paluta – Warga Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) merasa resah dan terganggu dengan kondisi jalan yang longsor dan menganga di simpang  jalan Sipiongot, Desa Hutaimbaru Kecamatan Halongonan.

Pantauan wartawan, Selasa (1/4) kondisi simpang jalan Sipiongot terlihat longsor di bagian pinggir jalan atau beram dari badan jalan tersebut yang memiliki kedalaman kurang lebih dari dua meter dan diameter sekitar dua meter.

Rizky Harahap (29) salah seorang warga desa Hutaimbaru menuturkan kondisi pinggir atau beram jalan yang longsor di simpang sipiongot sudah berlangsung cukup lama dan sangat membahayakan bagi para pengguna jalan yang hendak melintas.

“Sudah hampir dua bulanlah jalan yang longsor itu bang, rawan kali kutengok itu,” tegasnya, Selasa (1/4).

Menurutnya, kondisi jalan yang seperti itu sangat membahayakan bagi para pengguna jalan apalagi bagi orang yang tidak mengetahui situasi dan keadaan jalan terutama pada saat di malam hari.

Senada disampaikan Iwan Siregar (33) salah seorang warga yang saat itu melintas mengatakan kondisi pinggir atau beram jalan yang berlubang itu sudah lama dan pernah terjadi kecelakaan yang diakibatkan lubang tersebut, namun beruntunglah hingga saat ini belum pernah memakan korban jiwa.

“Sudah cukup lama ini dan sudah pernah ada yang kecelakaan karena lubang ini, tapi beruntunglah sampai saat ini belum ada korban jiwa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Mantan Kadis Kehutanan Tapsel - Saksi-saksi Paparkan Kepemilikan Kayu-kayu Eks PT.PLS

Lanjutnya, jika dibiarkan begitu saja atau tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan lobang atau longsor jalan tersebut semakin melebar sehingga sampai ke badan jalan.

Dirinya berharap agar pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi jalan tersebut sebelum korban berjatuhan lagi dan demi kenyamanan para pengguna jalan. (ong)

sumber: analisaDaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*