Jalan Umum Diportal, Pemilik Kebun Protes

Saturday, 14 November 2009   harian-clobal.com

Penutupan (portal) jalan umum Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutarajatinggi yang menuju jembatan Sungai Batang Kumuh dan Pabrik Kelapa Sawit PT Mazuma Agro Indonesia (PT MAI), menimbulkan permasalahan besar yang harus dituntaskan Pemkab.

Akibat pemortalan, pihak pemilik kebun R Hutapea menyampaikan protes melalui Global, kemarin. Hutapea menjelaskan, awalnya PT MAI minta beban biaya kepada pihak Hutapea sebesar Rp57.613.910.

Namun ditolak karena jumlah itu tidak wajar. Soalnya, perbandingan lahan Hutapea ditambah PKS, tidak seimbang. “Satu banding tujuh lebih, apa wajar kebun saya dibebankan biaya sebesar itu,” jelasnya.

Akibat permasalahan tersebut pihak Pemkab Palas juga telah mengadakan upaya penyelesaian dengan memanggil pihak PT MAI serta pihak-pihak keberatan pada tanggal 2 Juli 2009, namun tidak membuahkan hasil.

Keseriusan Pemkab Palas untuk menyelesaikan hal tersebut akhirnya dilanjutkan pada tanggal 18 Agustus 2009 yang dihadiri oleh pihak Muspida plus, Kasdim 0212/TS, Kasat Reskrim Polres Tapsel dan Kacabjari Sibuhuan
Kesimpulan, Muspida menyurati PT MAI untuk membuka portal karena bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Ironisnya hingga kini Portal yang dibuat PT MAI belum di bongkar.

Ketika Global dikonfirmasi, Senior Manager PT MAI H Rustam mengatakan pihaknya melakukan pemortalan berdasarkan MoU (kesepakatan) Pemkab Tapanuli Selatan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Indonesia Tanpa Atlet pada Upacara Penutupan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*