Jalinsum Angkola Timur Tergenang Air – Antrean Kendaraan 5 Kilometer

(Analisa/Hairul Iman Hasibuan) TERJEBAK: Ratusan kendaraan terjebak di jalinsum Desa Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Selasa (27/1).

Tapsel, Jalan Lintas Sumatera (Ja­linsum) di Desa Pargarutan Ke­camatan Angkola Timur Ka­bupaten Tapanuli Selatan (Tap­sel) tergenang air, Selasa (27/1). Ratusan kendaraan terjebak dan harus rela antre selama lima jam lebih.

Pantauan Analisa, gena­ngan air se­ting­gi 30 cm itu berasal dari salah satu gorong-gorong di kawasan tersebut jebol. Kondisi itu mengakibatkan luap­an air ke badan jalan.

Menurut Mula (38), warga setempat, gorong-gorong itu pecah diduga akibat tingginya kapasitas air, sehingga tidak mampu menahan air.

Menurutnya, sebelum go­rong-go­rong itu pecah, hujan di daerah itu turun berlangsung lama. Air yang berada di pinggir badan jalan sangat deras.

“Sejak beberapa hari bela­kangan, hujan tidak pernah berhenti di daerah ini, sehingga debit air yang berada di pinggir badan jalan naik. Kemungkinan, gorong-gorong itu tidak sanggup me­nahan debit air,” tuturnya.

Dia mengatakan, setiap hujan, ka­wasan lalau lintas di daerah itu selalu macet, karena banyak badan jalan yang mengalami kerusakan.

“Sudah sering macet di sini, sebelum ini macet diakibatkan mobil terperosok karena badan jalan licin,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah menye­lesai­kan proyek pelebaran jalan di dae­rah itu, sehingga kawasan tersebut ter­bebas dari kemacatan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tap­­sel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abdi mengakui peristiwa tersebut. Me­nurutnya, pihaknya sudah menurun­kan sejumlah personel untuk me­ngatur arus lalulintas yang berada di daerah ter­sebut,

Baca Juga :  Terkait Pelantikan Bupati Palas, Plt. Gubsu Konsultasi Kembali Ke Mendagri

”Saya sudah menugaskan sejumlah petugas untuk me­ngatur lalu lintas di kawasan itu,” ujarnya sembari menye­but kemacetan itu diakibatkan gorong-go­rong yang ditanam di badan jalan pecah, sehingga air melimpah ke badan jalan. (hih)

/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*