Jalinsum di Desa Pamuntaran Amblas

(Analisa/tohong p harahap) ANTREAN: Sejumlah kendaraan antrean di Jalinsum Gunung Tua-Padangsidimpuan, Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu akibat jalan di wilayah tersebut amblas. Mereka pun terpaksa harus mengantre sepanjang dua kilometer, Jumat (6/2) pukul 03.00 WIB hingga pagi hari.

Paluta, Ratusan kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Gunung Tua-Padangsidimpuan tepatnya di Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terpaksa harus mengantre sepanjang dua kilometer, Jumat (6/2) pagi.

Hal ini dipicu amblasnya badan jalan dengan kedalaman hingga dua meter. Jika tidak hati-hati akan membuat para pengendara terutama kendaraan truk celaka.

Bahkan, sejumlah pengendara yang hendak melintas di jalan provinsi itu tampak mencari jalan alternatif yakni, jalan penghubung dari Batang Onang tembus ke Sibuhuan atau sebaliknya.

Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Abdi Abdillah melalui Kanit Lantas Padang Bolak Aiptu Abdul Salam Harahap, Jumat (6/2) membenarkan kejadian itu.

Menurutnya badan jalan yang berada di Jalinsum Gunung Tua-Padangsidimpuan Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak amblas hingga menimbulkan lubang menganga dengan lebar dua meter, kedalaman satu meter lebih.

Saat ini pihaknya sedang memantau situasi terkini usai ambalsnya badan jalan tersebut sebab dengan amblasnya badan jalan telah menyebabkan Jalinsum dari Gunung Tua menuju Kota Padang Sidimpuan menjadi macet dan ratusan kendaraan pun mengantre.

Baca Juga :  CR7 Marah Madrid Jual Oezil

Informasi dihimpun wartawan, dari beberapa pengendara, penyebab jalan amblas diakibatkan karena faktor muatan serta kerusakan jalan di wilayah tersebut.

Awalnya mobil fuso plat B 9600 WF jurusan Medan-Natal yang dikemudikan Mulyadi Nasution dengan muatan pupuk seberat 15 ton hendak melintas di daerah itu. Diduga karena melebihi tonasi pada saat mobil melintas tiba-tiba badan jalan amblas.

Sementara, supirnya, Mulyadi Nasution mengaku kaget usai kejadian. Awalnya ia menduga mobil yang dikemudikannya hanya mengalami patah sasis dan terperosok di lubang yang tidak begitu dalam namun setelah ia turun untuk memeriksa. Ban belakang truk sudah masuk lubang sedalam satu meter dengan lebar dua meter lebih yang membentang di badan jalan.

Kejadian ini pun membuat ia dan beberapa kendaraan lainnya terpaksa berhenti dan tidak bisa melanjutkan perjalanan lagi.  “Awalnya dipikir hanya kerusakan kecil, namun pas turun dari mobil saya kaget karena badan jalan sudah amblas,” kata Mulyadi warga Batang Natal itu.

Pantauan wartawan, Polantas Polres Tapsel yang di bantu oleh Dishub Kabupaten Padang Lawas Utara tampak siaga berada di lokasi kejadian untuk mengatur arus lalulintas. (ong)

/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Akhir Februari Trio Honda Dikabarkan ke Jakarta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*