Jalinsum Pahae-Sipirok Longsor

dh7dv Jalinsum Pahae Sipirok LongsorLUAT PAHAE – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pahae Jae dan Simangumban, Tapanuli Utara, tadi malam sekira pukul 19.30 WIB, mengakibatkan perbukitan di ruas Jalinsum Dusun Aek Nauli, Desa Simangumban Julu, Kecamatan Simangumban, longsor. Akibatnya, arus kendaraan macet hingga tiga jam.

Pantauan METRO, Senin (22/4) sekira pukul 20.00 WIB di lokasi kejadian, antrean kendaraan dari kedua arah sudah mencapai dua kilometer. Sejumlah warga di dusun itu tampak secara sukarela berupaya memotong batang pohon yang tumbang terbawa longsor pebukitan.

Warga juga tampak bekerja keras membersihkan tanah longsoran yang menimbun badan jalan.
“Pas hujan deras dan sebelum longsor tadi, kami lagi asyik nonton televisi di rumah. Tiba-tiba kami dengar suara gemuruh di luar.

Setelah saya keluar, saya lihat bukit itu sudah longsor,” ujar L Sianturi (37), warga Dusun Aek Nauli yang rumahnya hanya berjarak tujuh meter dari lokasi longsor. Setelah melihat longsor tersebut, Sianturi menyebut, tiba-tiba listrik padam.

“Setelah longsor itu, listrik tiba-tiba padam sampai sekarang. Tadi setelah saya beritahu kepada tetangga, langsung kami panggil warga lainnya untuk membersihkan kayu yang tumbang dan longsoran tanah ini,” ujar Sianturi kepada METRO pukul 21.30 WIB di lokasi kejadian.

Ia menyebut, tidak ada korban atas kejadian tersebut. “Setelah longsor itu, kami cek tidak ada kendaraan yang tertimpa. Jadi, tidak ada korban,” sebutnya.

Baca Juga :  Bank Sumut Resmikan Sekaligus 8 KCP

Sementara itu, P Piliang (39), seorang pengemudi truk yang terpaksa terjebak antre di lokasi longsor tersebut mengaku saat kejadian, dia berada tidak jauh dari lokasi longsor saat mengemudi.

“Paling sekitar 200 meter lagi. Makanya saya berada di depan untuk antre. Karena sebelum longsor, truk yang saya bawa sudah dekat. Paling sekitar 200 meter dari lokasi longsor ini,” ujar Piliang.

Ia menyebut, dia harus kstra hati-hati jika melintas membawa kendaraan di sepanjang ruas Jalinsum Pahae-Sipirok. “Karena selain jalannya yang rusak parah, juga banyak jurang dan perbukitan yang rawan longsor,” tandasnya.

Hingga pukul 22.30 WIB tadi malam, baru kendaraan pribadi yang dapat melintas dari ruas jalan tersebut. Sedangkan kendaraan berbadan besar, belum dapat melintas.

Perbaikan jalan dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi kejadian, dipantau oleh aparat Polsek Pahae Jae. (roy/hsl)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*