Jalinsum Penghubung Sidimpuan-Tapsel -Paluta Rusak Parah

(Analisa/hairul iman hasibuan) RUSAK: Truk pengangkut CPO sedang melintasi jalinsum Tapsel- Paluta-Palas yang rusak berat, Senin (16/3).

Tapsel, Jalan Lintas Sumatera (Ja­linsum) menghubungkan Kota P.Sidimpuan-Kabupaten Ta­panuli Selatan dan Padang Lawas Utara (Paluta) rusak parah.

Pantauan Analisa, Senin (16/3), keru­sakan jalan terlihat di 15 kilometer dari Ibu Kota P. Sidimpuan menuju Pal-XI tepat sekira 500 meter dari Pos Polisi simpang Jalan By Pass, Hapinis, Kecamatan P.Sidimpuan Ba­tunadua.

Memasuki wilayah Kabu­paten Tapsel kerusakan jalan dimulai dari Kantor Koramil 17 Pargarutan Kecamatan Angkola Timur. Kondisi badan jalan yang merupa­kan pintu masuk Kota P.Sidimpuan dari arah Medan dan Riau ini terlihat cukup memperihatinkan.

Sementara dari simpang tiga Jembatan Timbang Pal-XI Tap­sel hingga ke Gunung Tua Ibu Kota Padang Lawas Utara (Paluta) kondisi jalan cukup tidak kalah parahnya.

Ruas jalan yang meng­hu­bungkan Kabu­paten Paluta dengan Pal-XI, Tapsel hingga Kota P.Sidimpuan itu terkelupas dan banyak lobang menganga ditengah badan jalan.

Pada sejumlah titik bahu jalan longsor seperti di Siunggam dan Sigama, Keca­matan Padang Bolak Julu.

Kedua titik ini berada dekat tikungan dan tanjakan bahkan satu titik sudah pernah dibangun beronjong penahan badan jalan, namun tidak mampu bertahan lama karena cukup terjal dan tanahnya yang labil.

Sampai saat ini belum ada tanda tanda untuk diperbaiki meski jalan ini cukup vital sebagai penghubung Kab upaten Paluta dengan P.Sidimpuan. Salah seorang pengemudi Mohot Lubis mengaku, sangat tersiksa ketika melewati ruas jalan antara P.Sidimpuan- Tapsel- Palas hingga Palas.

Baca Juga :  Pasca Kenaikan Harga BBM, Harga Sembako Stabil di Paluta

”Kita mikir dua kali untuk lewat kedaerah ini, jika tidak hati- hati bisa kecelakaan,” katanya.

Kodir Pohan (50), Pemerhati Pemba­ngunan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengatakan, pihak PU Bina Marga Su­ma­tera Utara sudah sepantasnya mem­prio­ri­tas­kan perbaikan ruas Jalinsum khususnya di wilayah Tabagsel.

“Kondisi buruk jalinsum di Tabagsel ibarat penyakit kronis dan sebuah persoalan yang tidak habis-habisnya sejak dahulu. Penyelesaian jalinsum di wila­yah Tabagsel harus konkrit. Jangan, lagi-lagi tambal sulam yang kualitasnya paling tahan lebih kurang 1 sudah rusak kembali,” ujarnya.

Menurutnya, jalinsum yang harusnya menjadi prioritas perbaikan selain wilayah Paluta, juga sejumlah titik jalan di kota P.Sidimpuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, dan Mandailing Natal.

“Selain perbaikan ruas jalan, PU.Bina Marga harusnya juga fokus pada pemba­batan rumput-rumput liar sepanjang Jalin­sum di wilayah Tabagsel yang terkesan me­ngundang rawan kecelakaan,” harapnya.

“Dua hal yang harusnya menjadi perhatian Binamarga yaitu badan jalan yang berlubang dan rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalinsum P.Sidim­puan-Tapsel-Paluta- Palas dan Madina, karena jika dibiarkan bisa mengancam keselamatan pengguna jalan,” terangnya.

Lebih lanjut, Kodir me­ngatakan, tidak ada alasan bagi PU Binamarga untuk tidak memelihara kondisi jalinsum. “Tiap tahun dana pemeliharaan jalan ditampung di APBD maupun APBN, maka tidak beralasan jika pihak PU Bina­marga melakukan pembiaran terhadap kondisi jalan rusak,” katanya. (hih)

Baca Juga :  MU-Arsenal: Partai Spesial nan Panas

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*