Jalinsum Psp-Batang Toru Sempit dan Berlubang

TAPSEL- Jalinsum Psp-Batang Toru, Kabupaten Tapsel saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan banyak ditemukan lubang-lubang menganga di badan jalan. Kalau pengendara tidak hati-hati bisa mengancam keselamatan jiwa.

Selain jalan banyak lubang yang berbahaya dan di beberapa titik rusak, jalan tersebut juga tergolong sempit ditambah beram jalan yang agak tinggi ke permukaan tanah di pinggir jalan.

Sejumlah pengendara seperti Taufik (33) warga Pinang Sori, Tapteng Minggu (20/11) kemarin yang melintas di jalan tersebut mengaku khawatir jika melintasi jalan tersebut. Pasalnya, para pengendara di beberapa titik akan kesulitan untuk memilih mana jalan yang bagus demi mengelakkan lubang.  “Apalagi ketika berpapasan dengan mobil besar semisal truk, kalau tidak awas, bisa-bisa sepeda motor yang dikendarai bisa masuk lubang dan terjatuh,” katanya.

Apalagi tambahnya, di musim hujan ini, lubang-lubang ‘maut’ di badan jalan yang siap menunggu korban, kalau tertutup air hujan, lubang tidak kelihatan, tapi kalau yang dilewati ternyata berlubang dan bisa menyebabkan celaka. “Belum lagi beram jalan yang tinggi, silap sedikit saja bisa-bisa kita tergelincir dan terjatuh,” pungkasnya.

Richardo (34) yang juga warga Pinang Sori merasakan hal yang sama. Dilihatnya, di jalur tersebut sangat jauh berbeda ketika sudah memasuki wilayah Tapteng. “Memang di jalur Batang Toru-Tapteng, sejumlah ruas jalan juga banyak ditemukan yang mengalami kerusakan, tapi jalannya tidak sempit seperti jalur Psp-Batang Toru,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Pembahasan P-APBD Palas Tahun Anggaran 2014 Lancar

Warga Batang Toru, Tapsel Rahmat (38) menyebutkan, kondisi itu sudah ada dalam kurun lebih 3 tahun terakhir ini. Sehingga kerapa terjadi ketika truk besar bertemu dengan mobil besar seperti bus di jalan rusak, salah satu mobil terperosok ke paret jalan yang akhirnya jadi macet. Dia berharap pemerintah bisa melakukan perbaikan jalan tersebut, agar lakalantas bisa ditekan. (neo/mer)

 

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*