Jalinsum Sibodak Rusak Parah, Belum Juga Diperbaiki

Semakin Rusak Terlihat jelas kondisi jalinsum Palas – Rohul di Desa Sibodak Sosa Jae, Kecamatan Huragi yang kian rusak parah, sudah 6 bulan terakhir namun belum juga ada tanda akan diperbaiki. Padahal kondisi kerusakan jalan sangat membahayakan pengguna jalan. (medanbisnis/maulana syafii)

Palas. Kondisi kerusakan ruas jalan lintas Sumatera (jalinsum) di Desa Sibodak Sosa Jae, Kecamatan Huragi, Kabupaten Padang Lawas (Palas) sudah rusak parah sekitar 6 bulan lalu. Tapi, hingga kini belum juga ada tanda-tanda ruas jalan itu akan diperbaiki. Padahal kondisi jalan yang menghubungkan daerah Palas, Sumut dengan Kabupaten Rohul, Riau ini, sudah menganga lubang yang cukup lebar dan dalam, serta mengikis badan jalan yang hanya separuhnya saja. Praktis kendaraan yang melintasinya harus ekstra hati-hati.

Sejumlah tanda rambu yang terbuat dari tiang kayu berwarna merah, yang dipasang Poslantas Sosa beberapa waktu lalu, terlihat dan dinilai membantu pengguna jalan, untuk berhati-hati saat melintasi jalanan yang membahayakan pengendara itu.

Hilal Nasution, warga Desa Sibodak Sosa Jae menyebutkan, kerusakan badan jalan itu pernah dilakukan perbaikannya secara swadaya oleh masyarakat, sejumlah pengusaha bersama dengan Camat Huragi.

“Tapi karena sifatnya swadaya dan material kerikil yang digunakan hanya sekedar untuk menutup badan jalan yang berlubang, kondisinya tidak bertahan lama. Ketika hujan turun, kerikil dan pasir penimbun lubang, terkikis oleh air hujan, lubangnya pun kembali melebar,” ujarnya.

Baca Juga :  Torres Pergi, Gerrard Menyusul

“Kondisi jalan yang berlubang itu, tentunya sangat membahayakan bagi pengguna jalan, apalagi pada saat malam hari, karena di sekitar jalan tidak ada lampu jalan. Terlebih saat hujan turun, lubang di jalan itu, siap menampung korban. Sudah banyak korban lalin di situ, tapi begitupun belum ada tanda-tanda jalan akan segera diperbaiki,” tambahnya.

Kepala Desa Sibodak Sosa Jae, Ibnu Mulkan Lubis, ditemui MedanBisnis, Jumat (11/9) membenarkan, kondisi kerusakan parah pada jalinsum itu sudah terjadi sejak 6 bulan terakhir. Kondisi kerusakan jalan ini sudah dilaporkan ke Pemkab Palas.

“Sudah pernah dilihat dan diambil photonya oleh petugas, katanya dari PU. Diambil photonya, sebelum kerusakan jalan diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. Saat ini, setelah kondisi jalannya kembali rusak, belum juga ada tanda-tanda jalan akan segera diperbaiki,” katanya.

Dikatakan Ibnu Mulkan, hanya sekitar 20 meter jarak rumahnya dari jalan yang rusak parah dan berlubang lebar itu. Tentu saja, dia mengetahui bila ada pengguna jalan yang mengalami lakalantas di jalan itu, atau antrian panjang kendaraan yang akan melintasi jalanan, pada saat arus lalulintas banyak kendaraan.

“Kami mohon kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan ini, jangan menunggu hingga banyak korban jatuh. Kondisi jalinsum ini juga sudah pantas dan layak untuk dilebarkan,” ucapnya.


MedanBisnis -(maulana syafii)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Tapsel Digunakan sebagai Transportasi Membawa Ganja

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*